12 March 2023, 20:04 WIB

Pakar Transportasi: Pemerintah Perlu Perhatikan Faktor Keselamatan Pemudik


ficky ramadhan | Humaniora

Antara Foto/STR
 Antara Foto/STR
Arus mudik di Pelabuhan Bakaheuni

Pakar Transportasi Institut Teknologi Bandung (ITB), Sony Sulaksono, pemerintah harus lebih memerhatikan faktor keselamatan publik di musim mudik Lebaran tahun ini. Menurutnya, keselamatan para pemudik adalah hal paling utama selain kemacetan. Karena dengan data potensi mudik dan kapasitas jaringan transportasi yang ada, kemacetan tidak bisa dihindari.

"Hal yang paling penting dalam antisipasi lonjakan pemudik adalah keselamatan, bukan kemacetan. Pemerintah dapat mengendalikan kemacetan agar tidak berdampak pada keselamatan," ujar Sony kepada Media Indonesia, Minggu (12/3).

Sony melanjutkan, pemerintah juga dapat mendorong para masyarakat yang ingin mudik menggunakan angkutan umum yang telah disediakan. Hal itu diharapkan agar penumpukan kendaraan pribadi tidak terjadi.

Baca juga: Arus Mudik di Pelabuhan Merak Diperkirakan Capai 42 Ribu Kendaraan

"Dorongan ini bukan hanya sekedar menyediakan angkutan mudik gratis atau peningkatan kapasitas transportasi umum, tetapi juga memberikan prioritas kepada angkutan umum, khususnya di jalan tol dan jalan arteri," tuturnya.

Selain faktor kapasitas layanan transportasi, ia mengatakan, pemerintah juga perlu memperhatikan dari sisi sistem informasi yang lebih update dan prediktif. Pasalnya, dalam banyak kasus perjalanan jarak jauh, sistem informasi menjadi hal yang paling kruisal bagi para pemudik.

Baca juga: 123,8 Juta Orang Diprediksi akan Mudik Lebaran 2023

"Dengan sistem informasi yang update dan prediktif, pemudik dapat melakukan antisipasi terkait pemilihan rute dan waktu perjalanan agar tidak menghindari kemacetan," ucapnya.

(Z-9)


 

BERITA TERKAIT