24 January 2023, 11:55 WIB

Stunting 2022 Turun menjadi 21,6 Persen


M. Iqbal Al Machmudi | Humaniora

Antara/Yulius Satria Wijaya
 Antara/Yulius Satria Wijaya
Ilustrasi pelayanan posyandu sebagai salah satu upaya mencegah stunting.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan angka stunting di 2022 turun menjadi 21,6% yang pada 2021 angkanya mencapai 24,4%.

"Angkanya turun ke 21,6%, jadinya rencana 2023 kita akan mengejar ke angka 17 persen sehingga target 14 persen yang diusung presiden bisa tercapai di 2024," kata Budi dalam Rapat Kerja dengan Komisi IX DPR RI di gedung DPR MPR, Jakarta Pusat, Selasa (24/1).

Angka stunting perlu secara konsisten turun 3,8 persen tiap tahun agar target 14 persen di 2024 bisa tercapai. Dalam paparannya terdapat 7 provinsi dengan prevalensi stunting tertinggi antara lain Aceh, NTB, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi tenggara, dan Sulawesi Barat. Kemudian terdapat 5 provinsi dengan jumlah stunting terbanyak yakni Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Banten.

"Kementerian Kesehatan akan fokus ke intervensi spesifik dan kita akan fokus ke-12 provinsi prioritas agar benar-benar target 14% itu bisa tercapai," ujarnya.

Budi tidak menyebutkan provinsi mana saja yang menurun secara signifikan. Karena pengumuman secara resmi akan baru disampaikan besok 25 Januari 2023 pada saat Hari Gizi Nasional bersama presiden. (OL-12)

BERITA TERKAIT