21 January 2023, 15:48 WIB

Biaya Haji Naik Dua Kali Lipat, YLKI : Tidak Islami


Syeha Alhaddar | Humaniora

AFP
 AFP
Ilustrasi

KETUA Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi, mengungkapkan usulan kementerian agama untuk menaikkan biaya haji tahun 2023 hingga Rp69 juta dinilai tidak etis dan tidak islami.

“Ini tidak adil dan komersialistik, tidak etis dan tidak islami kalau ibadah haji di komersialisasikan dengan tarif yang mahal,” ujarnya, Sabtu(21/01). Tulus mengungkapkan seharusnya biaya untuk menjalankan ibadah dinaikkan hingga hampir dua kali lipat tingginya dibanding tahun lalu yang hanya sebesar Rp39.8 juta.

Menurut Tulus, biaya ini sangat memberatkan masyarakat. Dikhawatirkan akan banyak calon jamaah yang berguguran dan batal menunaikan ibadah haji karena biaya yang jauh lebih tinggi.

Baca juga: Kemenag Klaim Usulan Biaya Haji Sudah Berkeadilan

“Pemerintah harus menemukan jalan keluar yang cerdas agar biaya haji dapat dijangkau oleh calon haji Indonesia,” tambahnya. Menurutnya pemerintah harus bisa bernegosiasi dengan pemerintah Arab Saudi perihal biaya hotel, transportasi, dan biaya lainnya.

Ia menilai peningkatan kuota haji akan percuma apabila biaya haji tahun 2023 sangat tinggi. Hal ini disebabkan sejumlah masyarakat akan mengundurkan diri dengan alasan tidak mampu membayar.(OL-4)

BERITA TERKAIT