08 December 2022, 21:46 WIB

Generali Edukasi Semua Karyawan Hormati Penyandang Disabilitas


mediaindonesia.com | Humaniora

Ist
 Ist
Direktur AUDISI Yustitia M. Arief memberi edukasi dengan tema We Are Equal’ kepada karyawan Generali Indonesia di Jakarta.

BEROPERASI lebih dari 14 tahun di Indonesia dan hampir 200 tahun di dunia, Generali Group tidak hanya fokus dalam memberikan proteksi asuransi dan pertumbuhan bisnis.

Generali Indonesia juga menggaungkan keberagaman (diversity), kesamaan (equity) dan inklusi (inclusion).

Memperingati Hari Disabilitas Internasional, Generali Indonesia mengedukasi seluruh karyawan tentang pentingnya menghormati setiap orang, terlebih para penyandang disabilitas.

Acara dengan tema ‘We Are Equal’ yang diselenggarakan pada 8 Desember 2022 ini melibatkan Yustitia M. Arief selaku Direktur Advokasi Inklusi Disabilitas Indonesia (AUDISI) yang juga sekaligus Tim Staf Khusus Presiden yang juga penyandang disabilitas.

Vivin Arbianti Gautama selaku Chief Marketing Officer Generali Indonesia, mengungkapkan, “Setiap manusia itu unik dengan karakteristik, budaya, gaya hidup, dan ide-ide yang berbeda.

"Komitmen diversity, equity, inclusion atau DEI ini merupakan bagian dari strategi global Generali Group yang ingin menjadikan keberagaman menjadi nilai jangka panjang untuk terus inovatif, berkelanjutan, dan menjadi nilai pembeda Generali," kata Vivin dalam keterangan, Kamis (8/12).

Baca juga: Peraturan Tentang Disabilitas di Indonesia Masih Minim

"Di Generali kami juga menciptakan lingkungan kerja yang lebih inklusif, mudah diakses dan berkelanjutan sebagai bagian dari ambisi Lifetime Partner yang di antaranya memastikan aksesibilitas tempat kerja, merangkul inklusivitas, dan mempromosikan kesadaran tentang menciptakan lingkungan yang menghargai, menghormati, dan menghargai setiap orang,” katanya.

Selain edukasi tentang pentingnya menghargai setiap orang dari segala kekurangan dan kelebihannya, dalam acara ini para karyawan juga diedukasi tentang bagaimana cara berinteraksi, berempati dan mengenal kebutuhan dasar mereka untuk dihargai.

Hal ini menjadi penting untuk membuka potensi agar mereka bisa merasa mampu dan berdaya membawa bakat, skill, dan kemampuan mereka di dunia professional.

Di sisi lain, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pekerja dengan disabilitas di Indonesia mencapai 7,04 juta orang atau sekitar 5,37% dari total penduduk yang bekerja pada tahun 2021.

Rully Safari selaku Chief of Human Capital Generali Indonesia mengatakan “Di Generali Indonesia sendiri kami memperkerjakan beberapa karyawan dengan disabilitas dan memberikan kesempatan bagi mereka untuk terus berkarya dan berkontribusi."

"Sejalan dengan nilai DEI, komitmen untuk merangkul teman-teman disabilitas juga sejalan dengan pasal 53 ayat 2 Penyandang Disabilitas, dimana mencantumkan bahwa perusahaan swasta wajib mempekerjakan paling sedikit 1% penyandang disabilitas dari jumlah pegawai atau pekerja," jelasnya.

"Kami memberikan mereka kesempatan yang sama untuk berkembang dan membangun potensi diri, Sehubungan dengan disabilitas, pada akhir tahun 2021, 100% entitas Generali Group telah menerapkan rencana aksi di masing-masing negara terkait dengan disabilitas yang fokus pada aksesibilitas tempat kerja," jelasnya.

"Kesadaran karyawan untuk terus menciptakan lingkungan yang menghormati dan menghargai setiap orang dan membangun kemitraan dengan mitra-mitra terkait," terang Rully.

Di tahun 2022 ini, Generali telah menjadi anggota The Valuable 500, sebuah kolektif bisnis global yang terdiri dari 500 CEO bisnis dan perusahaannya yang berinovasi bersama untuk inklusi disabilitas dan mendorong perubahan bagi 1,3 miliar orang di seluruh dunia yang hidup dengan disabilitas.

 “Kami akan terus gaungkan nilai-nilai diversity, equity, inclusion (DEI) dengan memberikan edukasi-edukasi kepada berbagai pihak bahwa setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk bisa menjalani hidup dengan baik.” tutup Vivin. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT