06 December 2022, 22:20 WIB

Lulusan Universitas Pasundan Bandung Didorong Mampu Beradaptasi dan Membantu Pemulihan Ekonomi


Bayu Anggoro | Humaniora

MI/BAYU ANGGORO
 MI/BAYU ANGGORO
Suasana wisuda Universitas Pasundan Bandung


LULUSAN perguruan tinggi diharapkan bisa lebih memberi kontribusi terhadap pembangunan dalam negeri. Salah satunya terkait pemulihan ekonomi pasca-pandemi covid-19.

Pernyataan itu disampaikan Rektor Universitas Pasundan Bandung Eddy Jusuf saat melantik 1.908 wisudawan Gelombang I 2022/2023 di Bandung, Selasa (6/12).

Sidang Wisuda dibagi menjadi tiga sesi, pertama Pascasarjana dan FEB,
sesi 2 FISIP, FT, sesi 3 FH, FKIP, dan FISS.

"Lulusan pascapandemi memiliki tantangan tersendiri. Hal ini menuntut
wisudawan untuk cepat beradaptasi membantu pemulihan ekonomi," katanya.

Rektor Unpas mengimbau agar ilmu yang telah diperoleh para lulusan bisa dijadikan kunci untuk menghadapi tantangan di lapangan. "Saya yakin, lulusan Unpas mampu mengikuti alur dan menyesuaikan diri dengan kondisi saat ini," tegasnya

Saat ini, Unpas terus meningkatkan pelayanan dengan membina dan
memberikan pencerahan lewat pendidikan berkualitas, sehingga melahirkan
SDM unggul yang siap berkontribusi di masyarakat, baik sebagai
profesional maupun entrepreneur.

Eddy menilai perkembangan yang terjadi selama lima tahun ke belakang mengubah paradigma di lingkungan masyarakat dari basis sumber daya menjadi basis inovasi.


Hal itu pula yang dipesankan Rektor Unpas  kepada wisudawan agar percaya diri dan tampil beda dalam mengembangkan inovasinya. Melalui dukungan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1 Unpas, pihaknya membekali kompetensi tambahan bagi lulusan yang dibuktikan dengan sertifikat profesi.

Sekitar 1.300 wisudawan yang sudah tersertifikasi karena sekarang kita berada di era revolusi industri 4.0 dan society 5.0.

"Kami berharap, seusai menyelesaikan studi di Unpas, para wisudawan dapat memacu spiritnya untuk membangun pemikiran yang mandiri dan memelihara hubungan baik dengan almamater," tandas Eddy Jusuf. (N-2)

BERITA TERKAIT