29 November 2022, 21:39 WIB

Erick Thohir dan Bahlil Dukung UPH Cetak Pemimpin Masa Depan Berintegritas


Mediaindonesia.com | Humaniora

Dok, UPh
 Dok, UPh
Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Investasi/Keplaa BKPM Bahlil Lahadalia hadir di seminar UPH

UNIVERSITAS sebagai institusi pendidikan memiliki peran kunci dalam membentuk generasi muda yang merupakan bakal pemimpin masa depan. Hal ini disadari penuh oleh Universitas Pelita Harapan (UPH) yang berkomitmen untuk mendidik generasi muda sebagai pemimpin masa depan yang berintegritas tinggi, transformatif, dan berkarakter mulia.

Dalam seminar nasional dengan tema 'Intelektualitas dan Integritas Generasi Muda: Investasi Masa Depan Kepemimpinan Nasional', UPH menghadirkan dua menteri yakni Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. Keduanya mendukung UPH sebagai institusi pendidikan untuk mencetak pemimpin masa depan berintegritas yang dibutuhkan Indonesia.

“Indonesia sedang mengalami bonus demografi yang akan terus kita nikmati sampai tahun 2038. Bonus demografi dan pertumbuhan ekonomi ini tentunya harus diiringi dengan investasi pada sumber daya manusia yang berkualitas dan pemimpin-pemimpin masa depan yang berintegritas," ujar Erick Thohir, Selasa (29/11). 

Menurutnya, potensi pertumbuhan perekonomian Indonesia yang luar biasa perlu diimbangi dengan SDM yang unggul. Lantas, hal itu merupakan peran penting institusi pendidikan seperti UPH untuk membentuk karakter generasi pemimpin masa depan Indonesia.

"Generasi muda harus berani bermimpi dan berusaha, jangan mudah menyerah atau berpuas diri," imbuhnya.

Menteri Bahlil Lahadalia menambahkan, ekonomi global mengalami dampak yang sangat besar akibat perang dagang internasional dan pandemi covid-19. Kedua hal ini juga berdampak pada investasi di seluruh dunia, tidak terkecuali di Indonesia. 

"Untuk menghadapi tantangan-tantangan global ini, Indonesia membutuhkan pemimpin yang tidak hanya pintar namun juga berkarakter dan mau bekerja keras untuk kemajuan rakyat," ucapnya.

Baca juga : Erick Thohir Sosok Yang Bekerja Nyata, Bukan Hanya Retorika

Sementara itu, Ketua Taruna Merah Putih (TMP) Maruarar Sirait menegaskan, calon pemimpin masa depan harus berintegritas, jujur, bisa dipercaya, dan punya mental yang kuat untuk bisa menjadi pemimpin masa depan. Selain itu, dia juga menyoroti pentingnya mencari rekan yang juga memiliki integritas, berkarakter loyal, dan setia kawan dalam keadaan susah. 

"Rekan yang baik akan menjadi investasi yang berharga di masa depan. Ia juga percaya bahwa mahasiswa UPH adalah mahasiswa yang siap menjadi pemimpin masa yang siap menghadapi tantangan ke depan," jelas Maruarar.

Rektor UPH, Jonathan L. Parapak mengatakan intelektualitas dan integritas generasi muda merupakan investasi bagi kepemimpinan nasional. 

"Indonesia membutuhkan pemimpin-pemimpin yang berintegritas tinggi. Hal ini yang menjadi visi kami di UPH yaitu untuk mencetak para pemimpin muda yang berintegritas tinggi, transformatif, dan berkarakter mulia," kata dia.

Dia pun menyampaikan apresiasinya untuk para pembicara yang telah berbagi pengalaman. Jonathan berharap seminar yang diadakan dapat menginspirasi para peserta untuk berkontribusi lebih banyak lagi bagi negara Indonesia.

"UPH terus berkomitmen mencetak mahasiswa/i yang berkarakter, berintegritas, dan transformatif dengan pendidikan yang berkualitas sehinga para lulusan dapat menjadi The Next Great Achiever!," tutupnya.

Adapun seminar nasional tersebut diikuti lebih dari 2000 peserta dari kalangan civitas akademika dan publik. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT