17 November 2022, 21:15 WIB

Bansos Dicabut, Tanda Indonesia Menuju Endemi


Naufal Zuhdi | Humaniora

ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
 ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Sejumlah warga melintasi zebra cross di Jalan Jendral Sudirman, Jakarta.

BANTUAN sosial (bansos) yang diberikan selama pandemi resmi dicabut oleh Pemerintah. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi di Indonesia sudah berada di akhir dari pandemi Covid-19.

Pengamat Sosial dari Universitas Indonesia (UI), Rissalwan Habdy Lubis mengatakan bahwa dicabutnya bansos yang diberikan menandakan Indonesia menuju endemi.

"Itu menjadi sinyal bahwa kita sudah memasuki masa endemi, sudah selesai pandemi. Itu suatu sinyal positif, karena bansos pandemi itu diberikan sebagai kompensasi karena adanya pembatasan kegiatan sosial," ujar Rissalwan saat dihubungi pada Kamis (17/11).

Dengan dicabutnya bansos tersebut khususnya untuk masyarakat menengah kebawah dan yang lebih khusus kelompok masyarakat miskin relatif sudah bisa beraktivitas kembali.

Walaupun saat ini kasus covid-19 di Indonesia kembali marak karena adanya varian baru, tapi tidak ada pemberlakuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat dari Pemerintah (PPKM).

Baca juga: Bali dan Jepang Jadi Destinasi Favorit Wisman dan Wisnus

"Sekarang walaupun angkanya naik, tapi tidak ada kebijakan PPKM. Artinya Pemerintah tidak perlu mengkompensasi, tidak perlu memberikan bansos kepada kelompok yang tidak dibatasi aktivitasnya," lanjutnya.

Rissalwan menambahkan bahwa Covid tidak akan hilang dan akan ada seterusnya sampai kapanpun, namun tingkat kebahayaannya menurut Pemerintah sudah turun.

"Sebaiknya kita sudah berhenti menjadikan Covid-19 sebagai bahan fear mongering atau kampanye untuk menyebar ketakutan. Kita harus konsisten dengan tagline G20: Recover Together, Recover Stronger, tanpa rasa takut yang berlebihan, namun tetap penuh kewaspadaan," tegas Rissalwan. (OL-4)

BERITA TERKAIT