17 November 2022, 19:59 WIB

Ombudsman: Butuh Masa Transisi untuk Akhiri Pemberian Bansos


Naufal Zuhdi | Humaniora

ANTARA/RAHMAD
 ANTARA/RAHMAD
Bansos bagi anak balita berisiko stunting  dari pemerintah Aceh utara di kantor Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara, Aceh, Jumat (11/11/2022)

PEMERINTAH dikabarkan telah mencabut bantuan sosial (bansos) yang diberikan selama pandemi. Padahal di sisi lain, masih banyak warga yang membutuhkan bansos dikarenakan efek dari pandemi covid-19 saat ini masih belum selesai.

Menanggapi hal tersebut, anggota Ombudsman RI, Robert Na Endi Jaweng mengatakan bahwa butuh transisi waktu untuk mencabut bansos.

"Butuh masa transisi untuk business strategy. Tidak bisa serta merta langsung begitu, dampak Covid itu terasa, bahkan hingga hari ini juga Covid itu masih belum sepenuhnya selesai," katanya saat dihubungi pada Kamis (17/11).

Baca juga: IsDB Dukung Agenda Transformasi Kesehatan Indonesia

Ia meminta pemerintah untuk melihat lebih jauh kedepan terkait dengan dampak dari pandemi covid-19 ini.

"Saya meminta Pemerintah untuk coba lebih jauh melihat dampak covid ini, kemudian butuh masa transisi untuk pengakhiran bantuan sosial terkait pandemi," ujar Robert.

Robert menambahkan bahwa dampak dari pandemi covid-19 tidak bisa dianggap sama dengan dampak dari hal-hal lainnya.

"Tetapi yang logisnya adalah kalau pandemi selesai tentu bansos pandemi selesai, dampak pandemi tidak seperti dampak hal-hal lain. Walaupun nanti sudah beranjak ke masa endemi, masih tetap butuh untuk pemulihan secara ekonomi maupun sosial," imbuhnya.

"Ada total kurang lebih 11 bansos di pusat maupun daerah, butuh kajian lebih jauh terkait dengan bantuan sosial yang mau di akhiri, agar tidak mengalami suatu kejutan bagi masyarakat," tegas Robert. (H-3)

BERITA TERKAIT