08 November 2022, 22:04 WIB

UNJ dan BPIP Sosialisasikan Nilai Pancasila Lewat Musik


Faustinus Nua | Humaniora

Dok. UNJ
 Dok. UNJ
Kolaborasi UNJ dan BPIP sosialisasikan Pancasila lewat musik

UNIVERSITAS Negeri Jakarta (UNJ) menjadi tuan rumah bedah musik kebangsaan dalam rangka sosialisasi nilai-nilai Pancasila melalui musik. Kegiatan ini merupakan bentuk kerja sama antara UNJ dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Rektor UNJ Prof. Komarudin menyampaikan bahwa sudah 6 perguruan tinggi, dan UNJ menjadi yang ke-7 menyelenggarakan kegiatan tersebut. "Ini merupakan suatu kesempatan bagi UNJ karena dipercaya oleh BPIP untuk menjadi tuan rumah pertama kali di tahun 2022. Meski koordinasi sangat singkat belum seminggu tetapi kami terbiasa dan siap untuk melaksanakan kegiatan ini," ungkap Prof. Komarudin dalam keterangannya, Selasa (8/11).

Menurutnya, dari sisi substansi kegiatan seperti itu merupakan kewajiban bersama untuk mensosialisasikan nilai Pancasila. Banyak metode atau cara yang bisa dilakukan, salah satunya melalui budaya.

"Contohnya dari para wali terdahulu dengan melalui seni budaya. Karena dengan Pancasila kita terus bersatu padu untuk melestarikan bangsa Indonesia hingga akhir zaman. Untuk itu, UNJ sebagai bagian dari pemerintah, sangat mendukung program ini. Tentu saja melalui program BPIP dan dalam hal ini menjadi program komisi 2 DPR RI,” tutup Prof. Komarudin.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Abdul Sukur mengatakan bahwa kegiatan itu merupakan bentuk komitmen UNJ untuk mensukseskan dan mendukung program pemerintah. Secara khusus mengenai ideologi Pancasila dan nilai kebangsaan yang penting bagi kelangsungan bangsa. "Sebab sangat penting untuk kita bersama memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa dalam semangat Bhineka Tunggal Ika," ucapnya.

Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menyebut bahwa kegiatan ini merupakan ke-7 kali BPIP masuk ke kampus, dan rencana akan ada beberapa kampus lagi.

Dia mengatakan bahwa salah satu persoalan bangsa asalah kehilangan identitas dan nilai-nilai dasar tentang ke-Indonesiaan. Misi ini untuk mendekatkan dan mencintai ke-Indonesiaan, bangga terhadap bangsa kita, salah satunya dengan musik.

"Teman-teman musisi juga memiliki kegelisahan yang sama. Akhirnya kita ketemu dan membuat album musik nyanyian rumah Indonesia, dengan mengaransemen ulang dengan genre anak musik sekarang," ungkap Ahmad Doli.

Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan BPIP, Tonny Agung mewakili Sekretaris Utama BPIP berharap dengan konser musik dan diskusi panel bisa menjadi suatu cerminan nilai yang bagus bagi bangsa Indonesia. "Dan Pancasila menjadi living ideologi. Terima kasih kepada UNJ yang memfasilitasi kita dalam terlaksananya kegiatan hari ini," tutup Tony.

Adapun, kegiatan itu dimeriahkan oleh Irang Arkad, Yoda, Pay Burma, Agus hafi, dan Conrad GV. Kegiatan ini juga dihadiri oleh para pimpinan, dosen, dan mahasiswa di lingkungan UNJ. (OL-15)

BERITA TERKAIT