15 October 2022, 14:20 WIB

Gerakan Nasional Revolusi Mental, UNJ Gelar Keriaan Budaya Betawi


Faustinus Nua/ Clara/ Adriyani | Humaniora

MI/ Faustinus Nua
 MI/ Faustinus Nua
BUDAYA BETAWI: Pembukaan kegiatan Keriaan Budaya Betawi dalam rangka implementasi GNRM 2022 UNJ  di Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan

UNIVERSITAS Negeri Jakarta (UNJ) melaksanakan kegiatan Keriaan Budaya Betawi dalam rangka mengimplementasikan Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) 2022. Sebagai perguruan tinggi, menjadi tanggung jawab UNJ untuk berperan serta dalam melestarikan budaya Betawi.

Rektor UNJ Komarudin mengatakan GNRM dapat membangkitkan kesadaran bersama untuk melestarikan budaya Betawi. Melalui kolaborasi semua pemangku kepentingan, warisan budaya Betawi dapat diteruskan ke generasi berikutnya.

"Harapan kami dari implementasi GNRM ini dapat meningkatkan kesadaran terhadap identitas dan warisan budaya Betawi dan juga melestarikan lingkungan alam. Hal ini merupakan pokok penting dari pengarusutamaan revolusi mental," ujarnya dalam acara pembukaan Keriaan Budaya' Betawi, yang diselenggarakan di Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Jakarta Selatan, Sabtu (15/10).

Keriaan Budaya Betawi bertujuan memperkenalkan budaya Betawi yang hidup dan berkembang di masyarakat luas. Kegiatan ini juga untuk mempromosikan perkampungan budaya Betawi.

Di samping itu juga untuk menumbuhkan rasa memiliki masyarakat Jakarta terhadap budaya Betawi, melestarikan dan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperluas daya jangkau pelestarian budaya Betawi.

Selain kegiatan bernuansa budaya, lanjut Komarudin, pihaknya juga melaksanakan penanaman 1000 pohon. "Penanaman pohon dilakukan sebagai upaya membangun kesadaran bahwa selain sebagai pengurangan risiko bencana, menanam pohon juga sebagai sarana edukasi masyarakat untuk mewujudkan budaya menanam dan cinta lingkungan. Menanam pohon bukan hanya untuk kita sekarang tapi juga generasi masa depan," jelasnya.

Asisten Deputi Pemajuan dan Pelestarian Budaya, Kemenko PMK, Jazziray Hartoyo menyampaikan apresiasi kepada UNJ dan semua pihak yang turut terlibat dalam kegiatan Keriaan Budaya Betawi. Hal itu merupakan salah satu upaya menyukseskan program pemerintah melalui pendidikan dan kebudayaan.

"Terkait kebudayaan ini sangat krusial dalam hal pengembangan karakter dan jati diri anak muda. Oleh karenya perguruan tinggi seperti UNJ mempunyai peran sebagai pusat perubahan, revolusi mental. Ini merupakan cara untuk bertindak dan bekerja," ungkapnya saat membacakan sambutan Menko PMK Muhadjir Effendy.

Lebih lanjut, pemerintah telah mencanangkan Indonesia Emas 2045. Untuk bisa mencapai tujuan tersebut perlu didukung dengan SDM yang unggul dan berdaya saing. Lantas pendidikan dan budaya berperan dalam membentuk generasi bangsa yang siap menghadapi tantangan masa depan.

"Dalam melaksanakan tugas kita harus berpikir, bekata, berperilaku dan bertindak dengan jujur, dapat dipercaya, berkarakter dan bertanggung jawab dalam rangka mencapai tujuan," kata dia.

Adapun, Keriaan Budaya Betawi akan berlangsung dari tanggal 15-30 Oktober 2022. Sejumlah kegiatan kebudayaan seperti pagelaran seni, ngaji budaya, workshop rias pengantin, kuliner, penanaman 1000 pohon hingga pemberian beasiswa dapat disaksikan masyarakat.(H-1)

BERITA TERKAIT