04 October 2022, 21:48 WIB

WZWF 2022 Bahas Peningkatan Pengelolaan Zakat Dan Wakaf


Widhoroso | Humaniora

HO
 HO
Salah satu kegiatan World Zakat and Waqf Forum (WZWF) 2022 di Leeds, Inggris. 

PEGIAT zakat dan wakaf dunia bertemu dalam World Zakat and Waqf Forum (WZWF) 2022 yang bertema "Leeds 2022 World Zakat & Waqf Forum", di Leeds, Inggris, akhir bulan lalu. Pertemuan ini membahas berbagai masalah untuk bersama-sama meningkatkan kualitas pengelolaan zakat dan wakaf secara global guna mencapai tujuan menyejahterakan masyarakat dunia.

Pertemuan WZWF 2022 dibuka Sekretaris Jenderal WZWF Dr. Zainulbahar Noor. "Konferensi WZWF 2022 ini dihadiri beberapa pejabat, para pemangku kepentingan serta Pimpinan Lembaga Zakat dari  dari 40 negara anggota WZWF," ujar Zainulbahar yang juga merupakan Pimpinan Baznas RI dalam keterangan yang diterima, Selasa (4/10).

Zainul menjelaskan, poin penting yang akan dibahas dalam WZWF 2022 ini yakni pembahasan terkait Technical Notes Zakat Core Principal & Waqf Core Principle, yang telah dilengkapi oleh Baznas, BWI, dan Bank Indonesia untuk disahkan di dalam Annual Meeting WZWF.

"Adapun beberapa tema pembahasan WZWF 2022 ini terkait Krisis Biaya Hidup, dan Peran Zakat & Wakaf, Desentralisasi Keuangan dan Peran Zakat dan Wakaf; Mengintegrasikan Instrumen Keuangan Sosial Islam untuk Keberlanjutan dan Transformasi," ujarnya.

Dalam forum ini, Menteri Agama RI H. Yaqut Cholil Qoumas yang diwakili Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Phil. H. Kamaruddin Amin  menyampaikan materi dengan tema "The Role of Government to Support Zakat and Waqf Development", sebuah topik yang selama ini dilaksanakan oleh Kementerian Agama yang dapat dijadikan role model oleh negara-negara OKI dalam peran Kementerian Agama terkait dengan Pengembangan Zakat dan Wakaf terutama di setiap negara-negara Islam.

Sedangkan Ketua Baznas RI KH Noor Achmad yang diwakili Pimpinan Baznas Dr. Nadratuzzaman Hosen memberikan materi terkait dengan "Policy Design for Effective Regulation that Could Optimize the Potential for Zakat and Waqf". Ketua BWI juga tampil pada plenary session terkait dengan "Identitying Possible Future Zakat and Waqf Collaboration Among WZWF Member Countries". (RO/OL-15)

 

BERITA TERKAIT