29 September 2022, 14:46 WIB

KSP Anggap Organisasi Bayangan Bentukan Nadiem hal yang Wajar


Andhika prasetyo | Humaniora

ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
 ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
 Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko 

KEPALA Staf Kepresidenan Moeldoko menganggap organisasi bayangan yang dibentuk Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim adalah hal yang lumrah.

Moeldoko bahkan mengaku juga menerapkan kebijakan serupa di institusi yang ia pimpin saat ini. "Saya tidak mengomentari sebuah kebijakan internal yang diambil oleh Menteri. Tetapi di KSP juga biasa melakukan langkah-langkah seperti itu," ujar Moeldoko di kantornya, Jakarta, Kamis (29/9).

Ia mencontohkan, pada musim laporan tahunan, KSP akan mempekerjakan tim eksternal yang terdiri dari para ahli untuk bekerja sama dengan pegawai internal.

Itu dilakukan hanya dalam periode-periode tertentu.

Baca juga: Gobel Terima Para Rektor Perguruan Tinggi di Gorontalo

"Itu dilakukan karena saya melihat ada sebuah kapasitas ekstra yang perlu diberikan kepada orang lain. Anak-anak sudah terlibat urusan rutin yang begitu banyak. Ini termasuk proyek jangka pendek seperti taks force," jelas mantan panglima TNI itu.

Sebelumnya pada pekan lalu, Nadiem Makarim dalam forum United Nations Transforming Education Summit di Markas Besar PBB mengaku memiliki organisasi bayangan atau organisasi di luar Kemendikbudristek yang berjumlah 400 orang.

Mereka terdiri dari manajer produk, insinyur perangkat lunak, dan ilmuwan data yang bekerja sebagai tim yang melekat untuk kementerian. Setiap product manager dan ketua tim, memiliki posisi hampir setara dengan direktur jenderal. Tim bayangan itu, kata Nadiem, bekerja sesuai dengan arahan dari Kemendikbudristek.(OL-4)

BERITA TERKAIT