28 September 2022, 08:57 WIB

Dua Reporter Cilik SD Muhammadiyah Wawancarai Prof.Haedar Nashir 


mediaindonesia.com | Humaniora

Ist
 Ist
Dua Reporter Cilik Vanessa Aliaa Dermawan dan Sabila Caila Syiria Wandira mewancarai Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof.Dr.Haedar Nashir. 

REPORTER cilik (Repcil) SD Muhammadiyah Metro Pusat, Lampung merupakan peserta pelatihan jurnalistik yang diadakan Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah berkolaborasi dengan Media Indonesia.

Dua repoter cilik mendapat kesempatan mewawancarai Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si.

Kehadiran Prof.Dr. Haedar Nashir di Kota Metro, Lampung, dalam rangka acara peresmian di Universitas Muhammadiyah Metro.

Dua Reporter Cilik yang mendapatkan kesempatan adalah Vanessa Aliaa Dermawan dan Sabila Caila Syiria Wandira. 

Nenes sapaan akrab Vanessa membuka wawancara dengan pertanyaan  tentang harapan berdirinya Masjid Baitul Hikmah UM Metro yang telah diresmikan.

“Apa harapan Bapak, terhadap fungsi Masjid Baitul Hikmah UM Metro?”

Beliau memaparkan bahwa fungsi masjid kampus pertama, harus menjadi tempat pembinaan rohani, membina keagamaan seluruh mahasiswa dan warga.

“Kedua Masjid Baitul Hikmah ini harus menjadi pusat ilmu, untuk tempat belajar, belajar ngaji, belajar ilmu.” Lanjutnya.

Beliau menambahkan fungsi masjid ketiga, menjadi tempat untuk generasi muda sebagai tempat qurota ayuni.

“Doanya: Rabbanaa hab lanaa min azwaajinaa wa zurriyyatinaa qurrota a'yun. “Ya Allah anugerahkanlah kepada kami generasi yang indah dipandang mata,” pungkasnya, mengakhiri  jawaban dari pertanyaan pertama.

Untuk pertanyaan kedua, Nenes menyinggung perihal momentum Muktamar terhadap perubahan karakter.

“Pertanyaan kedua ya Pak! Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah di Surakarta apakah akan berdampak pada perubahan karakter bangsa?”

Prof. Haidar, mengungkapkan bahwa Muktamar menjadi tempat musyawarah Pimpinan Muhammadiyah, untuk membina anak-anak bangsa kedepan.

“Lewat pendidikan membina generasi bangsa agar berkarakter dan berakhlak mulia, bertaqwa, cerdas berilmu dan berbuat baik kepada sesama, jawabnya.

“Jadi Insyaallah Muktamar ini akan menjadi tonggak setelah pandemi untuk bangkit menjadi bangsa yang maju.” Imbuhnya, di akhir sesi wawancara.
Selain mendapat kesempatan wawancara, repcil inspira juga berkesempatan memberikan majalah SD Muhammadiyah Metro Pusat (Inspira Magazine) sebagai cinderamata. 

Acara peresmian di Kampus 3 Universitas Muhammadiyah Metro dihadiri oleh wakil Walikota Metro, Drs. H. Qomaru Zaman, MA., PWM Lampung, PDM Kota Metro, ketua cabang, ranting, ortom Muhammadiyah se-Kota Metro, segenap Civitas akademika UM Metro, serta undangan.

Beberapa fasilitas yang diresmikan antara lain: Masjid Kampus Baitul Hikmah, Pembangunan Gedung Fakultas Kedokteran dan pembukaan tiga prodi.

Jazim Ahmad, M.Pd., selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Metro, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukurnya atas peresmian masjid yang berhasil didirikan di Kampus 3 Universitas Muhammadiyah Metro.

Pada momen peresmian tersebut, Haedar Nashir memberikan tausiah dengan memberikan penguatan agar warga Muhammadiyah terus meningkatkan inovasi dan kreativitas, dalam rangka mengembangkan dakwah amar ma’’ruf nahi munkar, dan selalu menunjukkan identitasnya sebagai Islam yang berkemajuan. (RO/OL-09))

BERITA TERKAIT