27 September 2022, 12:02 WIB

Kemenkes Terima 260 Ribu Unit VTM Untuk Lacak Kasus Covid-19


Dinda Shabrina | Humaniora

MI/Martinus Solo
 MI/Martinus Solo
Ilustrasi alat VTM

KEMENTERIAN Kesehatan RI terima hibah viral transport media (VTM) dari Badan Kerjasama Internasional Jepang atau Japan International Cooperation Agency (JICA).

Sebanyak 260 ribu unit VTM tersebut akan digunakan untuk memperkuat laboratorium surveilans pencegahan dan pengendalian penyakit di Indonesia. Termasuk untuk pemeriksaan kasus suspek dan kontak erat pada saat screening di 34 provinsi di Indonesia.

Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Kemenkes Achmad Farchanny Tri Adryanto mengatakan VTM akan digunakan untuk mendukung pelacakan, pengetesan, dan perawatan bukan hanya dalam penanggulangan covid-19 tetapi untuk penyakit lainnya. Sehingga bantuan VTM ini sangat berarti untuk Indonesia.

“Terkait bantuan VTM dari JICA ini akan kita distribusikan ke propinsi dan kabupaten/kota dan dapat dimanfaatkan oleh tim surveilans pencegahan dan pengendalian penyakit di masing-masing provinsi, kabupaten/kota bahkan di fasyankes seperti RS dan Puskesmas. Semoga VTM yang terdistribusi ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh teman-teman laboratorium di daerah dan memberikan manfaat untuk masyarakat di Indonesia,” ujar Farchanny, Senin (26/9).

Hibah bahan habis pakai ini yang merupakan bagian dari Penanggulangan Covid-19 guna akan digunakan untuk pemeriksaan lanjutan seperti whole genome sequencing.

Farchanny menyampaikan tidak menutup kemungkinan, ke depannya VTM ini Selain untuk pemeriksaan covid-19, juga akan dimaanfaatkan untuk pemeriksaan virus monkeypox ataupun berbagai potensi penyakit menular lainnya.

Baca juga: Atasi Covid-19, Kepala Dinkes Sulut Dapat Bantuan 200 VTM

Perwakilan JICA Indonesia Yu Nakahira mengatakan hibah ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan JICA dalam penanganan Covid-19, terutama bagi negara berkembang.

“JICA akan terus mendukung penguatan kapasitas negara mitra pembangunan untuk mencegah, mendiagnosis, dan mengobati penyakit termasuk Covid-19, dan berupaya memastikan akses yang adil dan merata untuk semua,” ucap Nakahira, Project Formulation Advisor Kantor Perwakilan JICA Indonesia

Harapannya hibah VTM ini akan berdampak pada kegiatan pelacakan kontak Covid-19 yang lebih efisien. Penyediaan bahan habis pakai ini akan mendukung seluruh unit laboratorium di tingkat nasional dan daerah.(OL-5)

BERITA TERKAIT