25 September 2022, 19:45 WIB

SBM ITB Gelar Industrial Gathering


Naviandri | Humaniora

DOK/HUMAS SBM ITB
 DOK/HUMAS SBM ITB
Puluhan mitra menghadiri Industrial Gathering SBM ITB:

Lebih dari 30 mitra industri Sekolah Bisnis Manajemen Institut Teknologi Bandung menghadiri Industrial Gathering yang digelar SBM ITB di Bandung. Industrial Gathering ini merupakan kolaborasi
Direktorat Komunikasi dan Hubungan Alumni SBM ITB dengan Prodi
Kewirausahaan SBM ITB untuk mempererat hubungan antara SBM ITB dengan
alumni dan industri.

Puluhan mitra industri yang hadir dalam gathering tersebut terdiri dari
yang sudah dan akan menjalin kerjasama dengan SBM ITB. Saat ini SBM
sudah ada 120 mitra industri yang telah bekerjasama dengan SBM.

Jumlah itu belum termasuk perusahaan-perusahaan yang bekerjasama dengan
pusat atau laboratorium di SBM, termasuk lembaga non profit seperti
yayasan dan pemerintahan. Industrial Gathering kali ini dibuka oleh
Kepala Prodi Kewirausahaan SBM ITB  Akbar Adhi Utama dan Pelaksana Tugas Wakil Dekan Bidang Sumber Daya SBM ITB Prof Ignatius Pulung.

"School of Business & Management (SBM) ITB bertujuan menghasilkan
lulusan yang mampu menjadi seorang pemimpin berjiwa entrepreneur yang
mampu mengambil keputusan dengan cepat dan mengaplikasikan ide-ide
kreatif," kata Prof Ignatius Pulung, Minggu (24/9).

Dia berharap ulusan SBM ITB nantinya memiliki kesiapan bekerja untuk
menghadapi dunia kerja setelah lulus program studi yang ditempuhnya.
Industrial Gathering kali ini juga ditandai dengan penyerahan perjanjian kerja sama secara simbolis antara Prof Chandra Anggaraeni selaku Pelaksana Tugas Wakil Dekan Bidang Akademik SBM ITB dengan Arnita M, Vice President Human Capital Management PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP).

Ruang lingkup kerja sama ini di antaranya riset dan pengembangan bersama di bidang bisnis manajemen, penulisan studi kasus bisnis atau pengajaran dengan kasus perusahaan lokal, undangan dosen tamu praktisi, tim pengajar mata kuliah, pengembangan mata kuliah
bersama industri dan bersertifikat, program mini MBA atau MBA in house,
beasiswa untuk mahasiswa berprestasi yang kurang mampu.

Sejumlah alumni Prodi Kewirausahaan dan praktisi turut hadir dan
berbicara dalam Industrial Gathering kali ini. Mereka di antaranya Chief Evangelist of Shinta Virtual Reality, Alumni SBM ITB 2022, Angela
Thrisananda, yang memenangi Global Loreal Brandstorm 2022, dan Sodiko
Hidayad, Alumni SBM ITB 2019 serta Founder Eduka System.

Pada kesempatan ini juga dilakukan survei persepsi pengguna alumni atau
user perception survey untuk menilai bagaimana persepsi dari perusahaan
terhadap kualitas  alumni SBM.

Direktur Komunikasi dan Hubungan Alumni,  Nurlaela Arief, mengatakan,
pihaknya ingin mendapatkan masukan dari mitra perusahaan, seperti  umpan balik mengenai kinerja alumni SBM ITB serta mendapat masukan tentang update dan relevan kualitas lulusan dengan perkuliahan.

"Melalui survei persepsi ini sebagai  upaya SBM ITB untuk mencapai indikator kinerja utama (IKU)," ujarnya.

Hadir dari perusahaan antara lain PT Telkom, PT Bio Farma, PT KAI,  Bank Mandiri, Bank BJB,  Kazee Digital, Dinas Perumahan, Dinas Sosial, Teras Hijau Project serta beberapa perusahaan startup teknologi dan
lainnya. (N-2)

BERITA TERKAIT