16 September 2022, 08:09 WIB

Universitas Pancasila Kerja Sama dengan Kemenparekraf dan Sejumlah Universitas


mediaindonesia.com | Humaniora

Ist
 Ist
Acara penandatanganan MoU kerja sama UP dengan Kemenparekraf serta Universitat de Girona (UdG), dan Universitas Tadulako (Untad).

PENANDATANGAN nota kesepahaman (MoU) kerja antara Universitas Pancasila (UP), Kemenparekraf, Universitat de Girona (UdG), dan Universitas Tadulako (Untad) telah dilaksanakan di Gedung Rektorat Universitas Pancasila Jakarta Selatan, pekan lalu..

Penandatanganan dilakukan oleh Rektor UP, Prof. Dr. Edie Toet Hendratno, SH., M.Si., FCBArb., Kepala Biro Umum, Hukum dan Pengadaan Kemenparekraf/Baparekraf Nina Azhari, Prof. Lluis Mundet dari Universitat de Girona (UdG), dan Rektor Untad Prof. Dr. Ir. Mahfudz, M.P.

Kerja sama dengan Kemenparekraf merupakan kerja sama lanjutan dari kerja sama yang sudah berjalan selama ini yang diinisiasi Fakultas Pariwisata UP.

"Kerja sama meliputi bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat serta pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif," kata Rektor UP Prof.Edie Toet dalam keterangan pers, Jumat (16/9).

Baca juga: Asosiasi Dosen Indonesia Tak Hanya Fokus Peningkatkan Kualitas Dosen

Dalam kerja sama berfokus pada pertukaran dan pemanfaatan data dan informasi di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif, pelaksanaan dukungan penelitian, edukasi, dan koordinasi penyusunan peraturan/regulasi dan ketentuan standar operasional prosedur (SOP), peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan destinasi pariwisata dan ekonomi kreatif serta pengembangan produk wisata dan penyelenggara kegiatan (events).

Sementara itu kerja sama dengan Universitat de Girona (UdG) merupakan langkah awal untuk bersama-sama bersinergi dan meningkatkan kualitas pendidikan.

"Kerja sama, dengan mengaktifkan kegiatan penelitian, pertukaran dosen dan mahasiswa, konsultasi, penerbitan artikel dalam jurnal terindeks internasional, sehingga terbangun kualitas akademik yang berstandar internasional " ujar Prof. Edie Toet.

Selanjutnya kerja sama dengan Untad berhubungan dengan bidang Program Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka (MBKM) yang sedang gencar dilakukan oleh seluruh Perguruan Tinggi.

Saat ini UP menerima 42 mahasiswa inbound dari 20 perguruan tinggi negeri dan swasta dari seluruh Indonesia, dan salah satu diantaranya adalah mahasiswa dari Untad yang saat ini sedang mengikuti kegiatan PMM selama 6 bulan / 1 semester di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UP. 

Kerjasama dengan Untad juga nantinya akan banyak terkait dengan bidang teknik sipil, yang meliputi penelitian tentang geologi tanah yang mengalami likuefaksi (Soil quefaction).

Berkaca pada bencana alam yang belum lama terjadi di Palu dan sekitarnya pada 28 September 2018 yang lalu, akibat dari gempa tersebut banyak bangunan yang mengalami kerusakan berat.

Terkiat hal itu, UP dan Untad bersama-sama mengembangkan struktur bangunan yang tahan gempa dengan melibatkan para dosen, mahasiswa dan praktisi dari UP untuk merancang itu, topik ini termasuk dalam topik yang ditunggu-tunggu pembahasannya dalam forum-forum ilmiah. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT