09 September 2022, 22:45 WIB

Target Program Penurunan Stunting Harus Dikejar sebelum 2030


M Iqbal Al Machmudi T | Humaniora

Antara
 Antara
Ilustrasi

MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menekankan bahwa target-target program penurunan stunting harus dicapai sebelum 2030. Demi mendapatkan manfaat yang maksimal, program penurunan stunting harus menjadi komitmen dan gerakan bersama

"Kekuatan sosial yang dimiliki semua komponen bangsa harus terus berlanjut supaya menjadi milik bersama," kata Budi dalam Launching Gerakan Cegah Stunting secara daring, Jumat (9/9).

Menurutnya masalah stunting bukan hanya masalah kesehatan, ini merupakan masalah yang dihadapi oleh suatu negara yang akan menentukan apakah negara itu akan menjadi bangsa yang besar atau tidak.

Jadi tugas kita sampai 2030 memastikan isu stunting ini secepat mungkin selesai jika sampai 2030 belum selesai maka manfaatnya jauh lebih sedikit dibandingkan sebelum itu, karena nilai produktif masyarakat akan meningkat.

"Kita akan bisa menikmati masa produktifnya lebih panjang lebih besar dibandingkan sesudah tahun 2030. Jadi pesan saya adalah kita harus memastikan bahwa penyelesaian masalah stunting ini ada Windows Of Golden Operation Anda Windows makin cepat kita beresin makin baik," ujarnya.

Berdasarkan data dari Kemenkes menunjukkan bahwa bayi lahir di Indonesia yang sudah stunting mencapai 23 persen. Sehingga perlu kebersamaan untuk intervensi yang mencegah sejak di awal sebelum kehamilan.

"Sejak masa remaja jadi intervensi pencegahan stunting mesti dimulai sejak perempuan di usia remaja, sebelum bayi lahir hingga balita," ujar Dirjen Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan Maria Endang Sumiwi.

Pemerintah telah berupaya mengatasi permasalahan stunting melalui berbagai program yang menyasar remaja putri, ibu hamil, balita, dan masyarakat umum.

Ada 5 gerakan cegah stunting yaitu aksi bergizi yang menyasar sekolah, ibu hamil (bumil) sehat di Puskesmas, kemudian posyandu aktif, dan program untuk kader-kader, serta cegah stunting itu penting untuk mengedukasi masyarakat.

"Besar harapan kami para mitra dapat mendukung gerakan ini dan kami mohon dengan agenda tersebut bisa bersama-sama mengedukasi masyarakat," pungkasnya. (H-2)

 

BERITA TERKAIT