08 September 2022, 20:32 WIB

Konsisten dengan PPKM, RI tidak Perlu Tiru Tetangga Lepas Masker


mediaindonesia.com | Humaniora

ANTARA/Rivan Awal Lingga
 ANTARA/Rivan Awal Lingga
Warga berkunjung ke kawasan Kota Tua Jakarta dengan tetap mengikuti protokol kesehatan mencegah penularan covid-19, Rabu (17/8).

INDONESIA dipastikan tetap konsisten pada penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di saat Singapura dan Malaysia menguji coba pencabutan ketentuan bermasker. Demikian pernyataan seorang pejabat Satgas Penanganan Covid-19.

"Malaysia dan Singapura akan lakukan uji coba (lepas masker). Indonesia punya cara sendiri, seperti PPKM yang terus dimodifikasi," kata Kepala Subbid Dukungan Kesehatan Bidang Darurat Satgas Covid-19 Alexander K Ginting saat menjadi pembicara talkshow 'Mengukur Relevansi Protokol Kesehatan' yang diikuti dari YouTube Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta seperti dikutip Antara, Kamis (8/9).

Ia mengatakan pencabutan ketentuan bermasker di kedua negara tetangga Indonesia itu, tentu ada pertimbangan karena positivity rate di bawah 1% dan tingkat imunitas masyarakat yang tinggi, serta ada jaminan untuk penanganan pasien komorbid.

"Indonesia juga punya (jaminan penanganan pasien), tapi apakah sudah seperti negara luar. Di Indonesia tingkat kepatuhan prokes (protokol kesehatan) masih kurang, seperti yang bergejala, kalau di Indonesia, anak sakit maka disuruh sekolah, jadinya satu kelas sakit," katanya.

Alexander mengatakan, instrumen menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan (3M), tracing, testing, and treatment (3T), serta vaksinasi sudah menjadi pola yang harus dilakukan di Indonesia dan terbukti efektif serta memperoleh respons positif masyarakat internasional.


Baca juga: Gejala Autisme Bisa Diketahui sejak Usia Anak Kurang dari Setahun


Ia pun mengajak agar instrumen tersebut bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tapi juga menjadi tanggung jawab masyarakat.

"Tentu cara di luar belum tentu aman di Indonesia. Bahkan, penerapan aturan Jawa-Bali dan di luar Jawa-Bali saja berbeda," katanya.

Malaysia mencabut aturan wajib masker dalam ruangan, Rabu (7/9). Pemakaian masker menjadi pilihan masing-masing orang di Malaysia.  Pelonggaran terbaru ini dilakukan karena situasi covid-19 terus membaik di Malaysia. Kasus baru covid-19 di Malaysia telah menurun sejak puncak sebelumnya mencatat lebih dari 30.000 infeksi pada Maret 2022.

Sama dengan Malaysia, Singapura sudah lebih dulu mencabut aturan masker di akhir Agustus.

Satgas covid-19 melaporkan jumlah kasus pada Kamis di Indonesia bertambah 3.138 orang. Dengan tambahan kasus itu, jumlah total
kasus covid-19 yang ditemukan di Indonesia sejak Maret 2020 hingga hari ini menjadi 6.385.140 kasus.

Selain itu, ada 3.441 orang di Indonesia yang sembuh dari covid-19 dalam sehari. Jumlah total kasus sembuh dari korona di RI sebanyak
6.189.607 orang.

Pemerintah juga melaporkan ada 12 pasien korona yang meninggal dunia dalam 24 jam terakhir. Jumlah total kematian di Indonesia menjadi 157.729 kasus. (Ant/OL-16)

 

BERITA TERKAIT