01 September 2022, 18:35 WIB

Komit Memajukan Obat Tradisional Tiongkok selama Tiga Dekade


Mediaindonesia.com | Humaniora

Dok.Yiling Pharmaceutical
 Dok.Yiling Pharmaceutical
Meski berlabel tradisional, namun sejumlah obat-obatan tradisional Tiongkok sudah diolah secara moderen.

OBAT-obatan tradisional Tiongkok memang sudah lama  terkenal. Tidak hanya di  pasar domestik, pengobatan asal Negeri Tirai Bambu bahkan tersebar ke seluruh dunia seiring penyebaran penduduk mereka.

Kendati menghadapi kemajuan zaman dan strategi pemasaran, obat tradisional Tiongkok bisa bertahan dalam situasi yang berkembang. Seperti halnya Shijiazhuang Yiling Pharmaceutical yang merupakan perusahaan farmasi teknologi tinggi dengan mempromosikan kemajuan pengobatan tradisional Tiongkok. Pabrikan itu dibangun seorang akademisi dari The China Academy of Engineering bernama Profesor Wu Yiling pada 1992 silam.

Baca juga: Ekstrak Ikan Gabus, Temulawak, Daun Kelor Mampu Tangkal Omikron

Di tangan Wu, perusahaan obat itu menjadi institusi bisnis yang berkembang dan berhasil masuk daftar bergengsi 'China's 500 Most Valuable Brands'. Selain itu, Shijiazhuang Yiling Pharmaceutical masuk 20 besar perusahaan farmasi terbaik serta masuk dalam 10 besar perusahaan papan atas di Tiongkok.
 
"Kami berprinsip perusahaan yang mewarisi inovasi yang bermanfaat bagi umat manusia dan bertujuan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk masa depan umat manusia," ungkap Wakil Manajer Umum Eksekutif Yiling Pharmaceutical Co.Ltd, Zhang Yunling dalam keterangan tertulisnya.

Zhang menambahkan, pengembangan yang dilakukan adalah berfokus pada industri kesehatan dengan sistem inovasi teknologi, merumuskan pasar, strategi pengembangan berbasis teknologi, melakukan sejumlah proyek penelitian ilmiah, dan membentuk jaringan pemasaran nasional. "Selain itu, kami fokus pada membangun daya saing perusahaan dan menghasilkan sejumlah penelitian ilmiah melalui inovasi teoritis tentang perawatan medis dan obat tradisional."
 
Zhang menambahkan, dalam perjalanannya Yiling Pharmaceutical mengalami kemajuan, baik secara produk hingga bisnis. Produk meeka sudah mendapat sertifikasi secara nasional maupun internasional, bahkan memenuhi standar yang diberlakukan di Amerika Serikat, Uni Eropa, Kanada, Selandia Baru dan beberapa negara lain.
 
Pengobatan tradisional Tiongkok mampu bertahan selama lebih dari 3.000 tahun dan menjadi salah satu warisan budaya nasional yang tak ternilai. Yiling Pharmaceutical berperan dalam pengembangan pengobatan tradisional secara akademis dan kemajuan penyakit kolateral, juga mengintegrasikan inovasi, pengobatan klinis dan penelitian serta pengembangan pengobatan Tiongkok yang inovatif. "Khasiat obat inovatif tidak hanya diakui oleh pasar, tetapi juga bersertifikat ilmiah. Dunia kedokteran mulai mengakui keberadaan pengobatan tradisional ini dalam komunitas medis internasional," ungkap Zhang.
 
Sebagai perusahaan obat tradisional Tiongkok, Yiling Pharmaceutical juga memainkan peranan penting dalam kegiatan kesejahteraan masyarakat di bidang kesehatan. Saat pandemi covid-19, perusahaan ini turut memberikan asistensi positif dengan mengirimkan produk kapsul Lianhua Qingwen senilai 15 juta Yuan kepada Palang Merah Tiongkok dan kota Wuhan. Selain itu, pada Januari 2021, perusahaan farmasi ini menginvestasikan 50 juta Yuan di Yayasan Palang Merah Tiongkok untuk membiayai proyek terkait covid-19 yang bertujuan untuk membantu perawatan medis, pencegahan epidemi, dan normalisasi paska pandemi.

Selain itu, Yiling Pharmaceutical juga menyumbangkan lebih dari kapsul senilai 15 juta Yuan ke Thailand, Kamboja, Irak, Italia, Nepal, Ekuador, Brasil, dan negara-negara lain serta organisasi internasional mendukung pencegahan epidemi lokal. Saat ini, menurut Zhang Yunling, produk Lianhua Qingwen dan obat-obatan tradisional Tiongkok lainnya semakin dikenal. (RO/A-1)

BERITA TERKAIT