28 August 2022, 23:05 WIB

Walubi : Agama Membuat Kita Bermoral


Mohamad Farhan Zhuhri | Humaniora

Antara
 Antara
Bendera merah putih sepanjang 1.700 meter dibentangkan dalam acara Kirab Merah Putih di Jakarta, Minggu (28/8/).

KETUA Bidang Kerukunan Agama Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Suhadi Sanjaya mengatakan agama berperan untuk menjadikan masyarakat Indonesia lebih bermoral. Semua agama juga mempunyai kewajiban yang sama, yakni memajukan Indonesia.

"Apapun agama kita, apapun asal usul kita tetap satu nusa dan bertekad memajukan Indonesia dan kita sepakat menjaga kesatuan persatuan," ujarnya dalam menanggapi pelepasan Kirab Merah Putih yang mengangkat tema 'Menciptakan Kesatuan Indonesia yang Harmoni' di halaman depan Istana Merdeka, Jakarta, pada Minggu, 28 Agustus 2022.

Ia mengatakan, untuk menjaga keharmonisan dan kerukunan, masyarakat harus menjadi versi terbaik dalam beragama. "Saya mau menjadikan umat Budha menjadi warga negara yanh tebaik, kalai semua berpikir menjadi yang terbaik, Indonesia menjadi yang terbaik," pesannya.

Lebih lanjut, ia berharap pesta demokrasi sperti halnya pemilu tidak membuat perpecahan antar agama kembali. Menurutnya politik Indonesia akan baik baik saja ketika para Politisinya memilki moral agama.

"Eksistensi suatu negara juga karena politik, disitu diperlukannya moral agama, agama disitu perannya memberikan kepada umatanya berikan sesuatu yang lebih bagus," jelasnya.

Pada kesempatan terpisah, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan bahwa Kirab Merah Putih merupakan upaya untuk menjaga persatuan dan kesatuan sebagai modal dasar dalam menghadapi berbagai ketidakpastian saat ini.

Misalnya dalam pandemi covid-19, Kapolri menyebutkan bahwa Indonesia dapat menghadapi pandemi dengan baik karena semangat persatuan dan kesatuan semua pihak.

“Saat ini kita juga menghadapi berbagai tantangan yang tentunya dihadapi oleh berbagai macam masalah akibat perang Rusia dan Ukraina yang kemudian memunculkan masalah krisis pangan dan energi, serta juga akan berdampak pada krisis ekonomi, sehingga kita juga tentunya butuh kembali lagi mengingatkan pentingnya persatuan dan kesatuan,” jelas Kapolri.

Selanjutnya, Kapolri berharap kegiatan hari ini dapat menjadi tradisi penguatan semangat seluruh elemen bangsa menjaga persatuan dan kesatuan dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas tahun 2045.

“Semangat-semangat ini yang tentunya harus kita terus jaga, kita kobarkan untuk mewujudkan tujuan nasional kita, mewujudkan visi misi Indonesia Emas di tahun 2045,” tandasnya. (H-2)

BERITA TERKAIT