18 August 2022, 16:05 WIB

Sandiaga: Pariwisata Kontribusi Terbesar Kedua Pertumbuhan Ekonomi


mediaindonesia.com | Humaniora

Ist
 Ist
Menparekraf Sandiaga Uno mengunjungi Desa Wisata Undisan di Kabupaten Bangli, Bali.

KEHADIRAN Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Baparekraf) Sandiaga Salahudin Uno di Desa Undisan, Bangli, Bali, disambut semarak.

Mas Menteri-sapaan Sandiaga Uno-datang dalam rangka program Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022. 

Mas Menteri tampak mengenakan udeng disambut oleh oleh Duta Wisata Jegeg Bagus Bangli untuk melakukan serangkaian protokol kesehatan seperti cek suhu, cuci tangan, dan scan Peduli Lindungi.

Mas Menteri dan rombongan kemudian disuguhkan iring-iringan penampilan Gong hingga di depan Puri Karang.

Di dalam Homestay Pura Karang, Mas Menteri dan rombongan disambut penampilan Tari Panyembrame dari Sanggar Tari Catur Puspa Ranti. Tarian Panyembrame ditampilkan untuk menyambut sebelum memasuki area presentasi. 

Mas Menteri dan rombongan juga melihat produk UMKM kriya yang menjadi andalan dari Desa Undisan yaitu kerajinan bunga emas, anyaman, serta kerajinan keris.

Lalu, Mas Menteri naik VW Safari menuju ke De Klumpu Eco Tradi. Kemudian, Mas Menteri dan rombongan lanjut melihat wisatawan asing mengikuti cooking class.

Desa Undisan masuk dalam daftar 50 besar desa wisata terbaik dalam ADWI 2022. Tentu bukan perkara mudah. Mereka telah melalui proses uji standar penilaian tim juri yang terdiri dari tujuh kategori..

Baca juga: Indonesia-Brunei Darussalam akan Tingkatkan Kapasitas SDM Parekraf

Dalam sambutannya, Mas Menteri mengapresiasi prestasi Desa Wisata Undisan. “Ini adalah the best of the best. Di mana pariwisata berbasis masyarakat, komunitas, adat, yang sangat kita junjung tinggi."

"Tapi juga mengedepankan prinsip-prinsip digitalisasi, berkelanjutan, dan juga mampu menjadi inspirasi bagi desa wisata yang lain," katanya dalam keterangan pers, Kamis (18/8).

"Di sinilah merupakan kesempatan kita untuk kebangkitan ekonomi, kebangkitan sektor pariwisata. Desa wisata ini adalah pandemic winner. Bahwa desa wisata berhasil meningkatkan kunjungannya 30% di tengah pandemi," tutur Sandiaga.

"Di saat pariwisata mengalami kesulitan ternyata desa-desa wisata inilah pilihan utamanya. Karena konsep yang dijual adalah keseharian masyarakat desa di alam terbuka,” beber Sandi disambut riuh tepuk tangan hadirin.       

Bicara potensi wisata, Desa Undisan memiliki suasana alam yang asri, sejuk, dan terdapat Air Terjun Tangkup. Ditambah dengan sentuhan budaya masyarakat lokal yang unik dan benar-benar menerapkan community based tourism. 

Desa Undisan dinobatkan sebagai desa wisata dan mendapatkan Surat Keputusan pada tahun 2014.

Hingga berhasil menarik perhatian para pengusaha untuk membuka penginapan di antaranya ada De Klumpu Bali Eco Tradi, De Umah Bali, D'karang Homestay yang mendapat penghargaan sebagai peringkat 1 nasional saat lomba homestay pada tahun 2017. 

Untuk menuju lokasi Air Terjun Tangkup, pengujung harus memiliki stamina yang cukup karena jarak yang harus ditempuh lumayan panjang dan terjal.

Pemandangan indah akan menemani selama tracking. Pertama-tama pengujung harus melalui deretan sawah yang terhampar di desa tersebut. Setelah itu dilanjutkan dengan menuruni tegalan kopi milik masyarakat.

Air Terjun Tangkup juga dikenal dengan nama Air Terjun Dukuh Sakti. Air terjun tersebut memiliki ketinggian ± 25 meter dan masih terbilang sangat alami sehingga sangat menarik untuk dikunjungi.

Desa Wisata Undisan juga memiliki destinasi wisata sejarah seperti Situs Arkelogi Arca Ganesha berada di Pura Puseh, Desa Adat Undisan Kelod. Kemudian ada pemandian Dedari yang biasa didatangi wisatawan untuk melakukan melukat atau prosesi penyucian diri khas Bali dan masih banyak lagi. 

Kepada awak media, Mas Menteri mengungkapkan, secara umum, pertumbuhan ekonomi nasional pascapandemi sebesar 5,22%.

”Sektor pariwisata menyumbang pertumbuhan ekonomi nasional terbesar nomor dua. Kontribusi pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja," jelasnya.

"Bali sendiri tumbuh  di atas 3%. Sekarang total di pertengahan tahun, Bali sudah bisa menjadi destinasi terbaik di dunia. Harapan ke depan akan semakin banyak mendapat kunjungan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan,” terang Sandi. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT