16 August 2022, 11:39 WIB

Makassar International Eight Festival and Forum 2022 pada 7 - 11 September 2022


mediaindonesia.com | Humaniora

Ist
 Ist
MAKASSAR International Eight Festival and Forum atau F8 membawa energi positif bagi pelaku industri kreatif dan pariwisata di Makassar.

MAKASSAR International Eight Festival and Forum atau yang dikenal dengan sebutan F8 membawa energi positif bagi pelaku industri kreatif dan pariwisata di Kota Makassar, Sulawesi Selatan untuk bisa kembali pulih dari keterpuruk­an akibat pandemi covid-19.

Mengusung tema ‘Energy Of Recover’, melalui event F8 pelaku industri kreatif dan pariwisata diharapkan tidak hanya bangkit tapi juga bisa berlari cepat dan beradaptasi dengan perkembangan saat ini yang serba cepat dan digitalisasi.

“Kita berharap event F8 bisa mendorong industri kreatif dan pariwisata kembali tumbuh sehingga dapat memberikan kontribusi yang positif untuk Kota Makassar,” kata Direktur Utama PT Festival Delapan Indonesia Sofyan Setiawan, kemarin.

Sofyan Setiawan menyebutkan event F8 yang akan diselenggarakan 7-11 September mendatang akan dihadiri kurang lebih perwakilan 40 kabupaten/kota serta negara-negara sahabat.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, F8 dirangkaikan juga dengan forum internasional dengan melibatkan negara sahabat seperti Australia membahas terkait peluang investasi yang bisa dijajaki dengan Pemkot Makassar.

“Target kita dengan penyelenggaraan selama lima hari yaitu satu juta pengunjung dengan perputaran ekonomi di atas Rp20 miliar,” ungkap Sofyan.

Meski tiap tahun digelar dan sempat vakum akibat pandemi covid-19 selama kurang lebih dua tahun, even bertaraf internasional ini selalu hadir dengan suguhan yang menarik.

Tahun ini, pengunjung F8 akan dimanjakan dengan wahana hiburan dan informasi berbasis digital. Di area fauna, pengunjung dapat menemukan hewan endemik dan prasejarah yang dihadirkan melalui teknologi Augmented Reality (AR).

“Di zona fauna akan kita tambahkan dengan AR hewan endemik Sulawesi dan pra sejarah sehingga bisa menjadi pembelajaran bagi anak-anak sekolah dan masyarakt umum,” jelasnya.
Tidak hanya itu, kisah sejarah tokok-tokoh Sulawesi Selatan yang patungnya berada di Anjungan Pantai Losari juga akan ditampilkan di F8 lewat teknologi AR.

Seperti Sultan Hasanuddin seorang pahlawan nasional asal Kabupaten Gowa yang dijuluki Ayam Jantan dari Timur, dan juga sosok ulama besar penyebar Islam Syekh Yusuf. “Jadi seluruh tokoh yang ada di anjungan itu bisa kita ketahui sejarahnya melalui AR. Begitu juga dengan wisata kuliner,” lanjut Sofyan.

Sofyan Setiawan menjelaskan tahun ini F8 akan dilaksanakan di Anjungan Pantai Losari sepanjang 1,4 kilometer yang dibagi ke dalam empat zona. Zona pertama merupakan folk dan flora arena. Di area itu disiapkan 30 booth untuk hotel dan restoran, serta 12 booth untuk warung kopi.

Sementara di zona ke dua merupakan area utama, tepatnya di Anjungan City Of Makassar. Di kawasan tersebut telah disiapkan 60 booth untuk UMKM dan panggung utama dengan kapasitas 3.000 penonton.

Zona tiga yakni di Anjungan Pantai Losari ada 47 booth untuk UMKM dan pemerintah. Sedangkan di zona empat ada 80 booth khusus untuk pelaku usaha Pisang Epe.
“Untuk panggung konser itu akan dihibur oleh artis dari ibu kota seperti Padi Reborn, Danila, Caleb J, RAN, Gigi, dan Mahen,” ucapnya.

Pulihkan industri kreaktif

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar Muhammad Roem berharap event F8 bisa memulihkan industri kreatif dan pariwisata yang sempat terpuruk akibat pandemi covid-19.

Karena itu, Pemerintah Kota Makassar berkolaborasi dengan PT Festival Delapan Indonesia untuk menyukseskan event yang digagas oleh Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto sejak 2016.

“Kita itu membantu mempromosikan karena dampaknya akan ke seluruh elemen termasuk pemerintah kota,” ungkapnya.

Danny Pomanto di beberapa forum nasional dan internasional memperkenalkan sekaligus mengundang para menteri, dan pemimpin kota dari berbagai negara di dunia, dan kota-kota di Indonesia termasuk para duta besar, dan diaspora Indonesia yang tersebar di benua Asia, Australia, dan Amerika.

“Event F8 terbukti mampu mendulang sukses di setiap perhelatannya. Tahun ini pun kita berharap F8 mampu me­ngulang sukses seperti tahun-tahun sebelumnya. Bahkan dua kali tambah baik. Beberapa Wali Kota dari negara sahabat termasuk dari dalam negeri menyatakan kesediaannya
untuk hadir di F8,” sebut Danny.

Ia optimistis Makassar International Eight Festival and Forum ‘F8’ akan kembali me­ngukir sejarah. F8 bukan hanya hadir menyuguhkan hiburan namun juga menjadi momentum awal kebangkitan ekonomi pasca negeri ini dihantam badai pandemi covid-19. (LN/N-1)

BERITA TERKAIT