21 July 2022, 09:03 WIB

Ekspresi dalam Komunikasi dalam Kehidupan Sehari-hari


Mesakh Ananta Dachi | Humaniora

Antara/Sigid Kurniawan.
 Antara/Sigid Kurniawan.
Ilustrasi.

DALAM jurnalnya berjudul The 7% Rule, Albert Mehrabian, mengungkapkan bahwa dalam komunikasi sehari hari, manusia hanya menggunakan 7% kata. Sisanya berasal dari komunikasi nonverbal. Artinya, saat manusia ingin mengungkapkan ide atau informasi, mayoritas melalui komunikasi nonverbal. 

Artinya, sering kali pernyataan berasal dari komunikasi nonverbal atau bentuk komunikasi yang tidak terkandung dalam suara dan kata. Namun komunikasi lebih pada pesan yang disalurkan melalui visual saja. Bahasa tubuh dan ekspresi ialah komunikasi nonverbal yang paling umum digunakan. 

Sebagai bentuk komunikasi yang perlu untuk diterjemahkan lebih dari komunikasi verbal, ekspresi merupakan hal yang perlu diketahui. Ini perlu agar komunikasi bisa terjalin secara dua arah dan pesan yang disampaikan sama dengan yang diterima.

Pengertian ekspresi

Menurut KBBI, ekspresi adalah pengungkapan atau proses menyatakan (memperlihatkan atau menyatakan maksud, gagasan, perasaan, dan sebagainya). Dapat dipastikan bahwa ekspresi hanya bersifat memperlihatkan. Artinya, sang penerima pesan harus menerjemahkan kembali arti dari pesan yang disampaikan.

Ekspresi juga hal yang lazim kita gunakan dalam komunikasi. Penggunaan ekspresi sering kali disebabkan untuk membuat komunikasi lebih instan atau menggambarkan kondisi perasaan yang tidak bisa atau tidak ingin dideskripsikan dengan kata.

Tujuan ekspresi

Karena bersifat dilihat, ekspresi berarti sesuatu yang tampak. Ekspresi pada umumnya berasal dari wajah, tetapi ekspresi juga bisa dalam bentuk bahasa tubuh.

Baca juga: Mengetahui Arti, Dampak, dan Gaya Hidup Hedonisme

Saat marah, kita menunjukkan wajah yang sangar dan memerah. Saat bahagia, wajah kita akan merona dan penuh senyum. Saat kita sedih, wajah kita akan layu dan lesu. Ekspresi membantu kita menyampaikan perasaan kita yang rumit, tanpa harus menggunakan kata untuk mendeskripsikannya. Pesan akan lebih instan disampaikan saat menggunakan ekspresi.

Media Berekspresi

Walau pada dasarnya digunakan sebagai media komunikasi, ekspresi juga relevan di dunia seni. Ekspresi sering kali digunakan untuk mengantar pesan dalam karya seni.

Misalnya, dalam musik. Bunyi digunakan sebagai ekspresi. Tempo dan gaya lagu akan menggambarkan isi lagu. Dalam karya teater, para pelakon membuat mimik wajah sedemikian rupa untuk menggambarkan perasaan. Akting mereka pun terbatas dalam menggunakan kata, tetapi pesan harus sampai. Di situlah mimik berfungsi. Juga dalam seni tari, bahasa tubuh dari penari sangat menggambarkan pesan dalam tarian tersebut. (OL-14)

BERITA TERKAIT