20 July 2022, 19:37 WIB

Bidan Diharapkan Jaga Kompetensi Dan Kualitas Pelayanan


Widhoroso | Humaniora

HO
 HO
Direktur Ekonomi Digital Kominfo, I Nyoman Adhiarna

DIREKTORAT Ekonomi Digital, Ditjen Aptika Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama dengan Asosiasi Healthtech Indonesia (AHI) menggelar webinar 'Enhancing Midwives Capacity in Women Empowerment through Digital Technology at the 4.0 Era'. Kegiatan yang didukung oleh Bidan Sehati dengan DigiHealth itu digelar untuk meningkatkan kapasitas bidan.

Dalam keterangan yang diterima Rabu (20/7), webinar pada Sabtu (16/7) itu merupakan rangkaian peringatan Hari Bidan Nasional yang jatuh pada 24 Juni. Webinar digelar dalam kaitannya dengan isu kesehatan reproduksi telah menjadi bagian penting dalam mewujudkan sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing, yang menjadi aset utama Indonesia.

Dalam sambutannya, Direktur Ekonomi Digital Kominfo, I Nyoman Adhiarna menyampaikan bahwa sektor kesehatan adalah salah satu sektor prioritas dalam pelaksanaan agenda transformasi digital di Indonesia. Bidan berperan sangat penting dalam upaya mewujudkan kesehatan ibu dan anak, untuk itu peningkatan kompetensi bidan perlu selalu dilakukan dan tentunya perlu ditunjang dengan pemanfaatan teknologi digital.

"Mengingat perannya yang penting inilah, bidan diharapkan mampu menjaga kompetensi dan kualitas pelayanannya, sehingga dapat menjadi aktivator pemberdayaan perempuan di tingkat keluarga dan masyarakat di era 4.0 ini," katanya.

Sedangkan Ketua AHI, Gregorius Bimantoro menyampaikan bahwa kesehatan ibu dan anak selalu menjadi parameter penting bagi kesehatan bangsa. Peran teknologi kesehatan sangat membantu dalam peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak yang saat ini masih konvensional. Pemanfaatan teknologi harus terus digalakkan agar sejalan dengan program pemerintah dalam upaya digitalisasi di sektor kesehatan.

Ade Jubaedah, Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat IBI menambahkan,  sebagai tenaga kesehatan strategis, bidan perlu mendapat dukungan dari berbagai sektor demi peningkatan kualitas layanan kebidanan. Inovasi teknologi kesehatan berbasis digital memudahkan tenaga bidan dalam menjaga standarisasi pelayanan kesehatan yang baik.

Webinar menghadirkan empat narasumber yaitu dr. Vickry Adzkary, Wakil Ketua Indonesian Medical Technology Association (IMTA), Mitra Kadarsih, M.Keb, Bidan Praktisi dan Pendidik, Bd. Hj. Erly Marlina S.ST, pemilik Praktik Bidan Mandiri (PMB) MB di Kalimantan Selatan, dan Bd. Pilyana S.ST, Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Bangka Selatan. (Ant/OL-15)

BERITA TERKAIT