18 July 2022, 21:00 WIB

Pengertian Rima dalam Puisi serta Jenis dan Contoh


Mesakh Ananta Dachi | Humaniora

Antara/Widodo S Jusuf.
 Antara/Widodo S Jusuf.
Seniman Butet Kartaredjasa membaca puisi berjudul Kau Ini Bagaimana Atau Aku Harus Bagaimana karya Alim Ulama KH Mustofa Bisri.

PUISI merupakan salah satu ragam karya sastra yang paling diminati. Dengan bahasa menarik dan isi yang tidak terlalu banyak, puisi menjadi karya populer di masyarakat.

Untuk membuat puisi yang baik, diperlukan rima yang baik. Karenanya, penting bagi penulis puisi untuk mengenal rima.

Pengertian rima

Rima pada dasarnya pengulangan bunyi yang membentuk orkestrasi. Tujuan dari rima untuk membantu penulis puisi menyampaikan pesannya dengan bahasa menarik. Selain itu, rima membantu puisi terdengar lebih menarik. 

Pada puisi lama seperti pantun. Rima merupakan panduan yang harus diikuti. Itulah alasan kita melihat seluruh pantun mengandung rima yang bersifat sajak yang identikal. 

Jenis rima

Rima berdasarkan bunyi dibagi dalam beberapa jenis

1. Rima sempurna

Rima sempurna memiliki sifat berupa, suku kata terakhir pada akhir barisnya sama. Contohnya, serang-perang.

2. Rima tak sempurna

Pada rima tak sempurna, bagian yang identik, pada umumnya hanya di setengah bagian akhir. Contohnya, sayang-terang.

3. Rima mutlak

Rima mutlak berarti kata yang digunakan mengadung suku kata yang sama. Contohnya, suap-suap.

4. Rima terbuka

Rima terbuka tidak mewajibkan kata untuk mengandung bunyi yang sama, tetapi harus diakhiri dengan huruf vokal. Contohnya, ayo-loyo dan pergi-pagi.

5. Rima tertutup

Kebalikan dari rima terbuka, yaitu diakhiri dengan huruf konsonan. Contohnya, masuk-busuk dan bulat-ketat.

6. Rima aliterasi

Rima aliterasi ditandai dengan pengulangan bunyi dari awal kata, alih alih akhir kata. Contohnya, bukan-buat dan beberapa-bangsa.

7. Rima asonansi

Ditandai dengan persamaan bunyi vokal pada mata. Contohnya, ketekunan-kegemukan.

Baca juga: Bacaan dan Lirik Selawat Nabi Muhammad SAW

8. Rima disonansi

Ini terdapat pertentangan bunyi vokal di dalamnya. Contohnya, kisah-kasih.

Jenis rima berdasarkan kata

1. Rima awal

Rima awal ditandai dengan persamaan kata yang dimulai dari awal puisi. (A/A/A/A).

2. Rima tengah

Rima tengah ditandai dengan kata yang berirama berada di tengah baris. Contohnya, bisa-bagus-bisa-bagus.

3. Rima akhir

Rima akhir ditandai dengan persamaan bunyi yang berada di akhir baris puisi. ( A/B/A/B). (OL-14)

BERITA TERKAIT