03 July 2022, 19:35 WIB

Universitas Pendidikan Indonesia Gelar Lomba Simulasi Mengajar Tingkat Nasional


Naviandri | Humaniora

DOK/HUMAS UPI
 DOK/HUMAS UPI
Peserta lomba simulasi mengajar UPI tengah melaksanakan pengajaran di depan kelas


UNIVERSITAS Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung menyelenggarakan Lomba
Simulasi Mengajar Tingkat Nasional Tahun 2022. Lomba ini merupakan salah satu program yang ditetapkan dalam rangka mendukung kebijakan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) pada bidang asistensi mengajar di satuan pendidikan.

Lomba Simulasi Mengajar diimplementasikan dalam bentuk program
Kampus Mengajar. Program ini diperuntukkan bagi semua mahasiswa yang
tercatat aktif sebagai mahasiswa.

Ketua Lomba Simulasi Mengajar Tahun 2022, Dadi Mulyadi di Bandung mengatakan, untuk mengikuti program ini tentunya perlu didukung
dengan kemampuan mahasiswa melakukan perencanaan, pelaksanaan, dan
evaluasi dalam pembelajaran.  

Program ini dapat menjadi salah satu pengalaman berharga bagi mahasiswa yang ingin mengikuti program kampus mengajar. UPI sangat berharap dengan adanya program lomba ini hadir telenta-talenta calon pengajar terbaik di masa depan.

Salah satu program yang ditetapkan dalam program MBKM adalah asistensi mengajar di satuan pendidikan. Program tersebut saat ini diimplementasikan dalam bentuk Kampus Mengajar.

"Program ini diperuntukkan bagi semua mahasiswa yang tercatat aktif
sebagai mahasiswa. Untuk mengikuti program ini tentunya perlu didukung
dengan kemampuan mahasiswa melakukan perencanaan, pelaksanaan, dan
evaluasi dalam pembelajaran. Program ini dapat menjadi salah satu
pengalaman berharga bagi mahasiswa yang ingin mengikuti program kampus
mengajar," ujarnya.

Menurut Dadi, UPI sangat berharap dengan adanya program lomba ini hadir
telenta-talenta calon pengajar terbaik dimasa depan. LSM iselenggarakan
untuk kembali dapat menemukan calon-calon pengajar hebat yang mampu
menunjukkan kemampuan mengajarnya dengan berbagai inovasi pembelajaran
yang akan digunakannya.

LSM dilatarbelakangi tentang pendidikan di masa kini dan masa yang akan datang yang memiliki tantangan luar biasa dalam pelaksanaan proses pembelajaran. Tantangan ini terutama dalam menghadapi
siswa yang memiliki akses informasi yang sangat luas agar mereka dapat
meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan inovatif, serta
terampil menggunakan teknologi informasi dan komunikasinya.

"Untuk itu diperlukan guru yang kritis, kreatif, dan inovatif dengan
menggunakan berbagai teknologi untuk pembelajaran yang mampu
meningkatkan keterampilan abad ke-21 bagi siswanya. Mengajar bukanlah
hal yang mudah, diperlukan pengetahuan, keterampilan dan pembiasaan bagi calon guru ketika menghadapi peserta didiknya. Selain pengalaman melalui proses perkuliahan dan praktik lapangan, calon guru perlu juga diasah melalui keikutsertaannya dalam mengikuti lomba mengajar," terangnya.

Kegiatan Lomba Simulasi Mengajar ini kata Dadi, diharapkan dapat
menemukan benih-benih calon guru berkualitas yang kreatif dan inovatif
dalam dan mengembangkan model, media, serta bentuk penilaian
pembelajaran di era abad ke-21. Melalui lomba ini, UPI sebagai lembaga
yang memiliki core bussiness pendidikan berharap dapat menjadi pelopor
dalam menemukan benih-benih calon guru masa depan yang berkualitas. LSM
diperuntukkan bagi mahasiswa yang ada di berbagai perguruan tinggi di
Indonesia, baik negeri maupun swasta.

Tahapan Lomba Simulasi Mengajar yang  diselenggarakan di UPI yaitu
pendaftaran dan pengunggahan video, pada 17 Juli sampai 31 Agustus 2022, verifikasi persyaratan, 1 sampai 10 September 2022.

Penentuan 50 besar, 11 sampai 24 September 2022, penilaian 50 besar 25 September sampai  8 Oktober 2022 serta penilaian final dan pengumuman juara, 14 sampai  15 Oktober 2022.

Hadiah

Lomba Simulasi Mengajar 2022 bagi calon pendidik terbaik berskala nasional ini terdiri dari 2 kategori yaitu kategori Lomba Simulasi Mengajar Guru Kelas jenjang PAUD dan SD) serta kategori Lomba
Simulasi Mengajar Guru Mata Pelajaran Jenjang SMP/MTs, SMA/MA, dan
SMK/MAK).

"Lomba dimeriahkan dengan berbagai hadiah menarik yaitu untuk kategori 1 Lomba Simulasi Mengajar Guru Kelas dengan hadiah juara 1 sebesar
Rp7.500.000, hadiah Juara 2 sebesar Rp5.000.000 serta hadiah Juara 3
sebesar Rp3.000.000. Pada kategori 2 Lomba Simulasi Mengajar Guru Mata
Pelajaran dengan hadiah juara 1 sebesar Rp7.500.000, Juara 2 sebesar
Rp5.000.000 serta Juara 3 sebesar Rp3.000.000," tambahnya.

Ketentuan Umum Lomba Simulasi Mengajar 2022, lanjut Dadi,  yaitu peserta lomba adalah mahasiswa yang masih aktif dan terdaftar pada perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta yang berada di wilayah Republik Indonesia yang tertarik dengan dunia mengajar. Peserta lomba simulasi mengajar hanya diperbolehkan mengikuti satu kategori lomba dari dua kategori lomba yang disediakan.

Video simulasi mengajar yang dikutsertakan dalam lomba ini adalah karya asli yang dibuat oleh peserta lomba dan tidak pernah diikutsertakan pada lomba lain yang sejenis. Video simulasi mengajar yang memperoleh juara pada lomba ini menjadi hak panitia.

Setiap perguruan tinggi hanya boleh mengirimkan peserta lomba sebanyak 20 orang.

Ketentuan teknis video untuk lomba merupakan simulasi mengajar yang
memperlihatkan kondisi mengajar yaitu  video berisi langkah-langkah
pembelajaran yang utuh untuk membelajarkan suatu topik tertentu sesuai
kategori yang diikuti. Video berdurasi maksimal 15 menit. Resolusi video yang digunakan adalah 720p.

Video yang dikirim peserta tidak dihakciptakan, video dibuat dengan setting kelas offline/tatap muka dengan siswa atau mahasiswa sebagai piguran. Video harus memuat logo LSM 2021 sebagai watermark di bagian kanan atas (logo dapat diunduh pada website lomba).

Video yang dikembangkan harus sesuai dengan RPP yang disusun. RPP yang disusun harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada sesuai dengan kurikulum nasional.

Penilaian lomba dilakukan dalam dua tahap yaitu tahap awal dan tahap
penilaian final.  Pada penilaian tahap awal, Tim juri untuk
masing-masing kategori lomba yang akan melakukan penjurian pada tahap
penilaian awal berasal dari dosen UPI yang ditunjuk melalui penugasan
dan melakukan penilaian menggunakan instrumen penilaian yang sudah
ditentukan dengan menetapkan 10 besar peserta masing-masing kategori
lomba.

Pada penilaian tahap final,  Tim Juri  melakukan penjurian pada tahap
penilaian final awal berasal dari akademisi perguruan tinggi di bidang
kependidikan serta praktisi (guru berprestasi) yang ditunjuk oleh
Universitas Pendidikan Indonesia. Tim juri melakukan penilaian
menggunakan instrumen penilaian yang sudah ditentukan dengan menetapkan
juara masing-masing kategori lomba.


Penjurian babak final dilakukan oleh juri yang telah ditunjuk dengan cara menilai simulasi langsung oleh finalis mengacu pada kriteria penilaian yang telah ditetapkanCalon pendidik sebagai peserta Lomba Simulasi Mengajar 2022  dapat mengakses Informasi dan Pendaftaran melalui http://lombasimulasimengajar.upi.edu, Contact Person:
+62813-2464-1737 atas nama Jatmika Nurhadi, S.S., M.Hum, serta dapat
mengakses media sosial Instagram: @lombasimulasimengajar

"Semoga lomba ini semakin menambah pengalaman dan kemampuan calon guru
dalam merancang serta melaksanakan proses pembelajaran sebagai bekal
mereka menjadi pendidik generasi emas di masa yang akan datang,"
imbuhnya. (N-2)

BERITA TERKAIT