02 July 2022, 21:55 WIB

Anies dan Ridwan Kamil Dorong Anak Muda Berpartisipasi di Forum G20


mediaindonesia.com | Humaniora

 ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
  ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) berbincang dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada Urban20 Sherpa Meeting di Jakarta, 23/3. 

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil kompak memberikan dukungan kepada anak-anak muda di G20.  Dukungan itu disampaikan keduanya forum Youth 20 (Y20).

Y20 merupakan salah satu forum diskusi G20 untuk membahas isu-isu dari sudut pandang para anak muda. Beberapa isu kepemudaan yang disuruh kedua gubernur itu adalah transformasi digital, pekerjaan di masa depan, keberlanjutan dan planet layak huni, serta persatuan dan keanekaragaman.

Anies berharap pesan dari para anak muda bisa diakomodasi oleh para pemimpin G20. "Jakarta mendukung penuh kegiatan KTT G20 ini dan kita berharap teman-teman dari Y20 nantinya bisa menghasilkan communique yang diteruskan kepada presiden sebagai pemimpin G20," ujar Anies dalam diskusi virtual, Sabtu (2/7).
 

Baca juga: Satgas PMK Dibentuk agar Virus tidak Meluas dan Berdampak pada Ekonomi Nasional


"Jadi pertemuannya penting, melihat Jakartanya penting, melihat Jawa Baratnya penting, tapi ujungnya ada sebuah produk communique, kesepakatan, dokumen yang bisa menentukan arah. Para pemuda ini adalah para pemilik masa depan," tegasnya.

Sementara Gubernur Ridwan Kamil menegaskan masa depan adalah milik anak-anak muda. Oleh karena itu, kata dia, para generasi senior harus menjaga momen ini sebaik-baiknya agar bisa mewariskan masa depan yang lebih baik.

Isu-isu yang disorot Emil --sapaan akrab Ridwan Kamil-- juga termasuk perdamaian dan semangat anti-kolonialisme. "Pesannya harus sampai kepada pengambil keputusan tertinggi," ujarnya.

Kedua gubernur pun memastikan bahwa daerah dan masyarakat mereka siap mendukung keberlangsungan Y20 baik secara anggaran dan tempat.

"Jakarta ini kota yang sangat beragam, baik secara latar belakang sosiologis maupun ekonomi. Kita siap nanti untuk memfasilitasi agar para peserta berkesemptan merasakan unity yang ada di kota ini. Unity itu dibangun dari diversity," kata Anies. (RO/S-2)

 

BERITA TERKAIT