01 July 2022, 11:00 WIB

Kenali Netiket, Beretika di Ruang Digital


Mediaindonesia.com | Humaniora

123RF/vadymvdrobot
 123RF/vadymvdrobot
Ilustrasi

Masyarakat harus beradaptasi di era teknologi yang memanfaatkan ruang digital untuk kehidupan sehari-hari. Segala budaya akhirnya harus membaur di ruang digital sebab tak ada lagi batas geografis. Diperlukan etika serta sikap toleransi agar ekosistem digital tetap kondusif dan terhindar dari perpecahan.

"Maka setiap aktivitas digital kita harus dan wajib menggunakan etika digital," kata Dosen Praktisi Program Magister UNAIR dan HR Profesional, Rovien Aryunia saat webinar Literasi Digital wilayah Situbondo, Jawa Timur, akhir pekan lalu.

Lebih jauh dia mengatakan, etika digital atau yang dikenal dengan netiket merupakan tata krama dalam menggunakan internet. Urgensi netiket sendiri diperlukan mengingat pengguna internet berasal dari berbagai macam negara dengan perbedaan bahasa, budaya dan adat istiadat.

"Kita semua manusia, bahkan sekalipun saat berada di dunia digital. Jadi ikutilah aturan seperti dalam kehidupan nyata," katanya lagi.

Setiap individu perlu belajar etika seperti saat mengakses informasi, yakni memilah mana yang hoaks dan memverifikasi kembali sebelum menyebarkannya. Apalagi saat ini dengan adanya internet membuat setiap orang kebanjiran informasi yang semuanya belum tentu kebenarannya. Netiket juga menjadi cara untuk membentengi diri dari hal negatif dan saat berpartisipasi membangun relasi sosial di masyarakat. Termasuk diperlukan saat berkolaborasi secara aman dan nyaman dengan pengguna lainnya. (OL-12)

BERITA TERKAIT