28 June 2022, 23:00 WIB

Cerita di Balik Citarasa Bakpao Aneka Rasa Djohnpao


Mediaindonesia.com | Humaniora

Dok. Pribadi
 Dok. Pribadi
Founder Djohnpao, Djohan Chandra

MAKANAN tradisional khas Tionghoa, Bakpao, punya banyak penggemar di Indonesia. Jika biasanya bakpao dikenal dengan isi kacang hijau dan daging, di tangan pengusaha kuliner Djohan Chandra, Bakpao bisa memiliki banyak varian rasa, bahkan bisa mencapai 100 varian rasa.

Hal itu setidaknya diperlihatkan lewat jaringan ritel penjual bakpao yang dibangunnya bernama Djohnpao. Pria asal Medan, Sumatra Utara itu mengakui merupakan pecinta bakpao. Dari situ, timbullah niatnya untuk berinovasi menciptakan citarasa baru dari Bakpao.

“Saat ini, kita telah membuat hampir 100 varian rasa bakpao yang unik. Namun di beberapa store, ada sekitar 50-60 varian rasa. Berbagai varian rasa lainnya, kita buat ketika weekend maupun ketika ada event tertentu,” katanya dalam keterangan tertulis.

Djohan mengasah kemampuannya di bidang kuliner ketika menjadi asisten chef saat menempuh pendidikan tinggi di Taiwan. Ia semakin mengasahnya ketika melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi di Singapura.

Dari situ lahirkan Djohnpao yang pertama kali di buka di Medan. Di Ibu kota Sumut itu, Djohnpao sudah memiliki 3 outlet, yaitu di Djohnpao Sunggal, Let’s Eat! Djohnpao, dan Djohnpao Multatuli.

Saat ini, ada berbagai macam varian rasa seperti honey dew, tiramisu, pandan, taro milk, pineapple, mango, durian, coffee, vegetarian, chicken, char siu, blackpepper, dan masih banyak lagi. 

Djohan menegaskan, pihaknya ingin menyajikan bakpao dengan citarasa yang lebih modern dan kekinian. 

“Jadi kita punya varian rasa itu, lebih ke modern. Bakpao zaman sekarang. Rasa yang paling unggul itu, ada nutella, char siu mocca, millo, dan juga cheese,” ujar Djohan. 

Ia menambahkan, bakpao-nya juga tersedia bagi para vegetarian. Ia menandai bakpao khusus vegetarian atau tanpa daging dengan yang berdaging. Caranya adalah dengan memberikan titik warna. 

Baca juga : Minyak Gosok Herbal Pulihkan Pegal dan Cegah Serangan Virus

Bahkan usaha bakpao yang kini cukup terkenal di Medan satu ini, memiliki varian rasa yang cukup unik seperti rasa rendang, ayam teriyaki, udang pete, sate padang, chicken lember bao, dan bahkan chicken sambal matah. 

Tak hanya unik dari segi varian rasa yang disediakan. Djohnpao juga memiliki bakpao yang jauh lebih baik dibandingkan bakpao lainnya. Hal ini juga langsung dikatakan oleh Djohan Chandra, sebagai pemiliknya. 

“Kalau kelebihannya, bakpao ini memiliki kulit yang lebih lembut dan isinya lebih banyak dibandingkan bakpao lain,” ucapnya. 

Walaupun berkualitas, harganya masih terbilang murah. Satu bakpao Djohpao, mulai dari harga Rp10 ribu-Rp20 ribu saja. Outlet Djohnpao, bisa dikunjungi dari Pukul 10.00 WIB-18.00 WIB

Tidak hanya di Medan saja. Djohnpao kini sudah punya store di Batam, Surabaya, Pekanbaru, dan juga Jakarta. 

“Khusus di Jakarta, itu ada orangtua dan adik saya yang mengelolanya. Kalau di Surabaya, Pekanbaru, Batam, kita sudah punya reseller. Pengiriman bakpao pun tersedia lewat ekspedisi darat dan udara,“ sebutnya.

Meski sukses mengelola bisnis bakpao, pemilik akun instagram @mr.djohnpao itu juga rajin berbagi kepada masyarakat. Djohan bahkan pernah membuat konser dengan 1500 penonton. Kemudian, dana dari penghasilannya, disumbangkan ke Yayasan Tangan Pengharapan di NTT. 

“Semua penghasilan bisnis Djohnpao, 30%-nya disumbangkan untuk panti asuhan dan panti jompo ataupun teman-teman yang membutuhkan,” pungkasnya. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT