28 June 2022, 10:30 WIB

Calon Haji Penderita Diabetes Wajib Pakai Alas Kaki yang Nyaman


Basuki Eka Purnama | Humaniora

MI/Susanto
 MI/Susanto
Rombongan jemaah haji khusus bersiap-siap menuju bus yang akan membawa mereka ke Mekkah dari pemondokan di Madinah, Arab Saudi.

ANGGOTA tim Dokter KKHI Makkah Ahmad Syahri mengatakan jamaah calon haji dengan komorbid diabetes harus menggunakan alas kaki yang nyaman untuk mencegah luka.

"Jadi, pencegahannya kalau diabetes adalah jangan sampai ada luka, terutama luka di kaki," kata Ahmad.

Dia mengatakan neuropati merupakan salah satu komplikasi dari diabetes, yaitu terjadinya gangguan syaraf akibat penyakit diabetes yang ditandai dengan kesemutan, nyeri, atau mati rasa yang lebih sering menyerang syaraf kaki.

"Saraf-sarafnya menjadi tidak sensitif sehingga ketika berjalan, misalnya lupa pakai alas kaki, terkena trauma, dan akhirnya mengalami luka," katanya.

Baca juga: Jelang Puncak Haji, Kesehatan Jemaah Harga Mati

Untuk luka kecil atau ringan, lanjut Ahmad, cukup dioleskan dengan salep atau perawatan yang biasa sehingga pasien bisa melanjutkan aktivitas.

Namun, kondisi itu berbeda halnya jika sampai terjadinya infeksi pada luka, kata dia, maka harus dilakukan perawatan lebih lanjut.

"Apabila sampai terjadi luka infeksi perlu perawatan luka sampai debridement atau perawatan luka kaki khusus," katanya.

Untuk itu, katanya, sangat penting bagi jamaah haji yang mempunyai riwayat diabetes untuk memperhatikan kakinya, melihat apakah ada tanda tanda luka.

Apalagi dengan cuaca yang panas dan kering seperti di Arab Saudi, papar dia, kulit kaki lebih mudah kering, pecah-pecah, hingga terjadi luka yang tidak disengaja.

Pencegahan terbaik, menurut dia, adalah jangan sampai terjadi luka di kaki. Apabila terjadi luka, sebaiknya segera diobati agar tidak mengarah pada kondisi infeksi bahkan sepsis.

Sampai dengan Jumat (24/6), Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Mekkah sedikitnya merawat sepuluh pasien diabetic foot. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT