26 June 2022, 14:52 WIB

Erick: Tak Ada Ruang Pelecehan dan Kekerasan Seksual di BUMN


Mediaindonesia.com | Humaniora

Antara
 Antara
Menteri BUMN Erick Thohir saat meninjau Stasiun Gambir, Sabtu (25/6)

MENTERI BUMN Erick Thohir mengecam pelecehan seksual yang viral terjadi terhadap salah satu penumpang kereta api.

Erick Thohir menyatakan sangat geram mengetahui adanya tindakan tidak terpuji tersebut. Ke depannya, ia memastikan pelayanan transportasi publik nyaman dan terhindar dari tindak pelecehan seksual.

“Saya sangat prihatin sekaligus geram mendengar terjadinya pelecehan seksual di kereta api. Komitmen kami adalah bagaimana menciptakan transformasi pelayanan publik yang aman dan nyaman. Dari lubuk hati yang paling dalam, saya meminta maaf kepada korban maupun seluruh pengguna setia jasa kereta api," ujar Erick.

Eks Presiden Inter Milan itu juga mendorong PT KAI untuk memberlakukan hukuman yang berat bagi pelaku pelecehan seksual. Hal ini dilakukan guna mencegah terjadinya kasus-kasus serupa.

“Terkait kasus yang beredar, kami bersama PT KAI telah tegas menentukan hukuman Blacklist bagi pelaku. Tidak boleh menggunakan layanan KA. Hukuman ini dapat diterapkan, mengingat sistem database penumpang PT KAI sudah mumpuni. Kasus ini menjadi pelajaran sekaligus peringatan bahwa BUMN tidak ragu untuk menerapkan hukuman atas tindakan pelecehan dan kekerasan seksual," terangnya.

Erick juga langsung berkoordinasi dengan aparat hukum terkait kasus tersebut. Ia mengatakan, PT KAI berada sepenuhnya di pihak korban dan telah memproses secara serius peristiwa ini.

“Tidak ada ruang untuk diskriminasi, pelecehan, dan kekerasan seksual di tubuh BUMN. Komitmen kami jelas, untuk melindungi korban, apapun gendernya. Komitmen ini dinaungi oleh payung hukum UU Penghapusan Kekerasan Seksual dan pasal 289 hingga 296 KUHP," ujar Erick Thohir.

Selain itu, Erick Thohir memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada kondektur kereta api bernama Wahyu yang berani melindungi seorang penumpang perempuan dari tindakan pelecehan seksual. Erick Thohir mengatakan untuk seluruh masyarakat agar tidak tagu untuk melaporkan pelaku-pelaku tindak kekerasan seksual.

"Saya juga mengapresiasi tanggapan PT KAI atas kejadian tersebut. Pesan saya, kepada seluruh masyarakat untuk tidak ragu melaporkan dan menunjukkan bukti pada petugas kami, jika mengetahui ada indikasi pelecehan seksual," pungkasnya. (Ant/OL-8)

BERITA TERKAIT