25 June 2022, 13:25 WIB

BMKG: Selatan Jakarta Berpotensi Diguncang Gempa Signifikan


Atalya Puspa | Humaniora

ANTARA / ADITYA PRADANA PUTRA
 ANTARA / ADITYA PRADANA PUTRA
SIMULASI: Petugas mengevakuasi pemeran korban luka dalam simulasi kesiapsiagaan bencana gempa bumi di Gedung PMI DKI Jakarta, Selasa (26/4).

WILAYAH selatan Jakarta berpotensi diguncang gempa besar. Hal itu disebabkan karena adanya Sesar Barbis yang melintas di wilayah selatan Jakarta yang kini masih aktif.

"Jalur sesar tersebut berdasarkan hasil kajian memiliki potensi gempa yang cukup signifikan. Catatan BMKG, aktivitas gempa dangkal akibat sesar aktif berkekuatan kecil pun dapat memicu kerusakan," kata Koordinator Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Daryono, dalam keterangan resmi, Sabtu (25/6).

Ia mengungkapkan, BMKG punya banyak bukti catatan gempa kecil bahkan dengan magnitudo 4,5 mampu menimbulkan kerusakan karena hiposenternya dangkal dengan episenternya dekat dengan permukaan. "Jika ternyata gempa yang terjadi memiliki kekuatan lebih besar tentu potensi kerusakannya pun semakin besar," imbuh Daryono.

Selain itu berdasarkan hasil monitoring BMKG, struktur Sesar Barbis di selatan Jakarta memang terbukti aktif dengan estimasi jalur geser mencapai sekitar 5 milimeter pertahun. Selain itu, keaktifan sesar ini didukung hasil monitoring peralatan sensor seismograf BMKG, di mana terdapat aktivitas gempat yang terpantau di jalur sesar, meskipun dalam magnitudo kecil sekitar 2,3 hingga 3,1 Magnitudo.

Dengan adanya ancaman tersebut, Daryono mengingatkan agar semua pihak menerapkan upaya mitigasi yang nyata atau konkret di wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Karawang, Purwakarta dan sekitarnya. Yakni dengan mewujudkan bangunan tahan gempa dengan struktur yang kuat serta perencanaan tata ruang berbasis risiko gempa yang mengacu pada peta mikrozonasi bahaya gempa dalam skala detil.

"Seluruh lapisan masyarakat perlu memahami keterampilan cara selamat saat terjadi gempa, perlu ada edukasi masif dan latihan evakuasi yang berkelanjutan, tidak saja untuk antisipasi gempa akibat Sesar Baribis tapi juga untuk antisipasi potensi gempa megathrust yang sumbernya jauh dan dapat berdampak hingga Jakarta," pungkas dia. (H-1)

BERITA TERKAIT