24 June 2022, 07:55 WIB

Unpad Terima 2.688 Mahasiswa, Pendidikan Dokter dan Ilmu Hukum Favorit


Faustinus Nua | Humaniora

dok.unpad.ac.id
 dok.unpad.ac.id
Kampus Unpad Dipatiukur, Jawa Barat.

SEBANYAK 2.688 calon mahasiswa diterima di Universitas Padjajaran (Unpad) melalui jalur SBMPTN tahun 2022. Dari total 56.529 peserta yang mendaftar, program studi (prodi) Pendidikan Dokter dan Ilmu Hukum menjadi dua prodi dari kelompok ujian Saintek dan Soshum yang paling diminati.

"Tahun ini, jumlah pendaftar ke Unpad lewat SBMPTN berjumlah 56.529. Ada beberapa program studi kelompok Saintek dan Soshum di Unpad dengan jumlah peminat terbanyak," ujar Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad Prof. Arief S. Kartasasmita seperti dikutip dari laman Unpad, Jumat (24/6).

Untuk kelompok Saintek, lima prodi dengan jumlah peminat terbanyak, yaitu Pendidikan Dokter (3.544 orang), Psikologi (3.309 orang), Teknik Informatika (2.906 orang), Farmasi (2.544 orang), serta Ilmu Keperawatan (2.101 orang).

Sementara pada kelompok Soshum, lima prodi dengan jumlah peminat terbanyak, yaitu Ilmu Hukum (3.667 orang), Ilmu Komunikasi (2.908 orang), Manajemen (2.774 orang), Ilmu Hubungan Internasional 1.772 orang), serta Bisnis Digital (1.742 orang).

Selain prodi dengan peminat terbanyak, Unpad juga memiliki prodi dengan tingkat keketatan tertinggi. Untuk kelompok Saintek, lima prodi dengan tingkat keketatan tertinggi, yaitu Teknik Informatika (1:71), Pendidikan Dokter (1:45), Psikologi (1:39), Pendidikan Dokter Gigi (1:27), serta Farmasi (1: 27).

Sementara pada kelompok Soshum, lima prodi dengan tingkat keketatan tertinggi, yaitu Ilmu Komunikasi (1:97), Bisnis Digital (1:62), Manajemen (1:55), Ilmu Hubungan Internasional (1:37), serta Administrasi Publik (1:37).

Berdasarkan data Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) yang diumumkan dalam Konferensi Pers Pengumuman Hasil Seleksi SBMPTN 2022, Kamis (23/6), Unpad masuk 10 besar PTN dengan nilai rerata tertinggi di SBMPTN. Untuk kelompok Saintek, Unpad berada pada peringkat 8 dengan nilai rerata UTBK 619,94, sedangkan di kelompok Soshum, Unpad menduduki peringkat 5 dengan nilai rerata UTBK 649,07.

Lebih lanjut Prof. Arief mengatakan, usai dinyatakan diterima, calon mahasiswa baru selanjutnya wajib melakukan registrasi dan unggah dokumen secara daring. Proses melengkapi biodata dan mengunggah dokumen dilakukan melalui laman https://students.unpad.ac.id/peserta/ mulai tanggal 25 sampai dengan 30 Juni 2022 pukul 17.00 WIB. “Seluruh registrasi dilakukan secara daring,” kata Prof. Arief.

Selanjutnya, Unpad akan melakukan verifikasi data dan dokumen yang diunggah calon mahasiswa, termasuk pendaftar KIP-Kuliah, mulai 28 Juni sampai 11 Juli 2022. Calon mahasiswa dapat mengetahui besaran uang kuliah melalui laman Students Unpad.

Pembayaran uang kuliah dilakukan melalui perbankan yang ditunjuk mulai 4 Juni sampai dengan 11 Juli 2022. Setelah pembayaran diterima, Unpad akan menerbitkan Surat Tanda Bukti Resmi Menjadi Mahasiswa beserta KTN digital ke masing-masing mahasiswa baru paling lambat 12 Juni 2022.

Adapun, informasi pendaftaran dan dokumen yang wajib diunggah dapat dilihat pada laman https://smup.unpad.ac.id/sbmptn/.

Prof. Arief mengatakan, bagi peserta yang tidak diterima di SBMPTN, Unpad masih membuka pendaftaran SMUP Sarjana Jalur Mandiri hingga 27 Juni 2022 serta pendaftaran SMUP Sarjana Terapan hingga 20 Juli 2022. Informasi kedua pendaftaran tersebut dapat dilihat di laman SMUP Unpad. (OL-13)

Baca Juga: Masih Terbuka Peluang Masuk Universitas Indonesia Lewat Jalur SIMAK UI

BERITA TERKAIT