23 June 2022, 14:19 WIB

192 Ribu Peserta Lulus SBMPTN 2022


Faustinus Nua | Humaniora

FOTO ANTARA/ Ujang Zaelani
 FOTO ANTARA/ Ujang Zaelani
Ilustrasi

Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) akan segera mengumumkan hasil UTBK-SBMPTN 2022 yang sudah diselenggarakan dalam dua gelombang pada 17-23 Mei dan 28 Mei - 3 Juni. Hasil tes yang diumumkan mulai pukul 15.00 WIB tersebut bisa diakes melalui laman resmi LTMPT dan di 32 miror link.

Ketua LTMPT Mochamad Ashari mengungkapkan bahwa dari total peserta SBMPTN tahun ini meningkat dibandingkan tahun lalu sebanyak 777.858. Tercatat, tahun ini ada 800.852, dengan jumlah peserta yang hadir sebanyak 745.367 dan peserta eligible 745.142.

"Total peserta 800.852 diterimanya 192.810 atau 24,07%. Jadi dari 800 ribu itu ada 192 calon mahasiswa baru yang masuk PTN melalui jalur SBMPTN atau 24%," ungkapnya dalam konferensi pers, Kamis (23/6).

Berdasarkan kelompok pilihan prodi, peserta eligible pada kelompok ujian Saintek berjumlah 359.791 orang dan diterima 88.703 atau 24,65%. Kemudian untuk kelompok ujian Soshum dengan peserta eligible 372.714, diterima 86.801 orang atau 23,29%.

"Untuk peserta eligible di kelompok Campuran atau pendaftar prodi Saintek dan Soshum berjumlah 68.347 orang dan diterima 17.306 atau 25,32%," imbuhnya.

Mochamad menambahkan dari total peserta yang diterima, masih ada kursi kosong. Sebab daya tampung tahun ini sebenarnya mencapai 213.406. Artinya, ada 20.596 kursi yang tidak terisi dalam seleksi SBMPTN kali ini.

Selain itu, ada juga peserta difabel yang lulus sebanyak 67 orang dari total 392 pendaftar.

Plt. Dirjen Dikti-Ristek, Kemendikbud-Ristek, Nizam mengapresiasi pelaksanaan SBMPTN tahun ini. Dia juga menyampaikan selamat kepada peserta yang lulus seleksi dan memberi semangat kepada peserta yang belum beruntung.

"Selamat kepada seluruh calon mahasiswa yang lulus seleksi, selamat memasuki gerbang masa depan adik-adik sesuai pilihan. Dan yang belum berhasil, itu keberhasilan yang tertunda, masih ada banyak pintu masa depan, jangan putus asa," kata Nizam. (OL-12)

BERITA TERKAIT