20 June 2022, 21:25 WIB

Kemenkes: Waspadai Ancaman Varian Baru Covid-19 


Theofilus Ifan Sucipto | Humaniora

Antara
 Antara
Petugas kesehatan melakukan tes usap PCR.

SEBANYAK 60 ribu orang di enam wilayah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meninggal akibat subvarian BA.2 per medio Februari 2022. 

Bahkan, Hong Kong tengah mengalami lonjakan kasus kematian akibat varian baru di panti jompo, dengan cakupan vaksinasi covid-19 rendah.

"Ini menunjukkan bahwa varian baru covid-19 tetap menjadi ancaman yang signifikan bagi dunia," jelas Juru bicara G20 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi dalam keterangannya, Senin (20/6).

Baca juga: Epidemiolog: Pengetatan Prokes Harus Kembali Dilakukan

Nadia mengatakan negara dengan cakupan vaksinasi rendah harus ekstra waspada. Hal itu berkaca dari angka kematian akibat covid-19 di Hong Kong.

Menurutnya, seluruh negara perlu bahu-membahu dalam upaya melawan pandemi covid-19. Salah satunya, memperkuat arsitektur kesehatan global.

Baca juga: Waspadai Serangan Panas di Saudi yang Dapat Sebabkan Kematian

"Pelajaran terbesar dalam hal ini adalah kemampuan negara untuk menciptakan akses yang setara terhadap layanan kesehatan, terutama vaksinasi," imbuhnya.

Upaya itu bisa dilakukan dengan memperluas manufaktur global. Kemudian, membangun pusat penelitian, pencegahan, kesiapsiagaan dan respons untuk pandemi covid-19.

"Ini untuk memastikan distribusi vaksin dan alat covid-19 adil. Serta, memprioritaskan pekerja garis depan serta orang-orang yang rentan," kata Nadia.(OL-11)

 

BERITA TERKAIT