20 June 2022, 21:00 WIB

Jemaah Haji Indonesia Wafat Bertambah Menjadi 7 Orang


Dinda Shabrina | Humaniora

Kemenag
 Kemenag
KEPALA Biro Humas, Data dan Informasi Kementerian Agama Kemenag Akhmad Fauzin.

KEPALA Biro Humas, Data dan Informasi Kementerian Agama (Kemenag), Akhmad Fauzin mengatakan data terbaru jemaah haji yang wafat sampai hari ini sudah tujuh orang.

Dua jemaah terakhir yang wafat atas nama Purnomo Sukaryo Sastro dari Solo dan Sugiansyah Basuni M Yamin dari Banjarmasin.

“Kami tegaskan kembali pemerintah membadal hajikan jemaah yang wafat sebelum wukuf di Arafah,” kata Akhmad dalam konferensi pers Media Center Haji PPIH Pusat, Senin (20/6).

Diketahui dua jemaah haji yang wafat terakhir disebabkan kardiovaskular atau serangan jantung. Terkait jumlah jemaah haji yang sakit, Kepala Pusat Kesehatan Haji, Budi Silvana menyampaikan sampai hari ini jumlah jemaah yang rawat jalan sebanyak 16.011 orang dan rawat inap sebanyak 140 orang.

“Kami masih terus berpesan untuk tetap jaga kesehatan dan minum sesering mungkin. Jangan tunggu haus. Bila perlu minum air berelektrolit, campurkan oralit ke air mineral. Makan yang teratur. Jika dapat buah-buahan segera dimakan, jangan disimpan,” ujar Budi.

Saat ini kondisi cuaca di Arab Saudi cukup panas, dengan suhu tertinggi 46 derajat Celsius dan terendah 32 derajar Celsius. Jemaah haji terus diimbau untuk membatasi kegiatan di luar ruangan dan tidak memaksakan salat di Masjidil Haram.

Selain itu, pihak Kemenag terus mengingatkan agar jemaah memerhatikan kondisi kesehatan dengan memeriksa secara berkala ke petugas. Jemaah juga diminta untuk tetap menggunakan masker ketika berkumpul di ruangan terutama ketika di masjid, baik di Masjid Nabawi maupun Masjidil Haram.

“Perhatikan kondisi kesehatan diri sendiri sehingga tidak memaksakan untuk salat di Masjidil Haram. Mengingat waktu pelaksanaan wukuf masih lama. Kepada seluruh petugas, mengingatkan jemaah begitu juga jemaah saling mengingatkan antara satu dan lainnya demi kesehatan bersama,” tandas Akhmad. (H-2)

BERITA TERKAIT