16 June 2022, 11:42 WIB

Menkes Prediksi Puncak Kasus BA4 san BA5 akan Capai 20 Ribu Kasus per Hari


Andhika Prasetyo | Humaniora

MI/RAMDANI
 MI/RAMDANI
Layar monitor berisi himbauan terkait Covid-19 varian Omikron terpasang di salah satu gedung kawasan Semanggi, Jakarta.

MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memprediksi puncak angka kasus covid-19 harian di Tanah Air akibat varian Omikron BA4 dan BA5 bisa menyentuh 20 ribu kasus per hari.

Prediksi tersebut didasarkan pada data yang dipelajari di Afrika Selatan sebagai negara pertama yang mengalami lonjakan akibat subvarian baru.

Di negara itu, puncak covid-19 varian Omikron BA4 dan BA5 memicu kasus harian tertinggi sebesar sepertiga dari puncak serangan Omikron sebagai induk.

Baca juga: Pemerintah Antisipasi dan Deteksi Varian Baru agar Penanganan Lebih Baik

"Jadi kalau puncak Omikron di Indonesia sampai 60 ribu per hari, kira-kira nanti ya estimasi sekitar 20 ribu," ujar Budi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (16/6).

Meskipun nanti jumlah pasien terinfeksi akan kembali naik signifikan, yang perlu diingat, sambung dia, adalah subvarian baru kali ini tidak menimbukkan tingkat kematian tinggi.

"Fatality rate-nya jauh lebih rendah, mungkin 1/12 atau 1/10 dari varian Delta dan Omikron," tuturnya.

Ia pun meyakini penyebaran BA4 dan BA5 di Indonesia nanti tidak akan berlangsung lama. Lebih kurang satu bulan setelah puncak kasus terjadi, jumlah penderita akibat subvarian tersebut akan turun kembali.

Kendati tidak lebih berbahaya dari varian induknya, Budi tetap meminta masyarakat tetap waspada. Protokol kesehatan harus tetap dijalankan sebaik-baiknya.

Penggunaan masker di dalam ruangan dan di daerah kerumunan harus tetap dilakukan.

"Pesan Bapak Presiden itu harus kita laksanakan, tetap waspada, hati-hati. Di luar boleh buka masker tapi begitu masuk ruangan kita harus tetap pakai masker. Kalau di luar dan ada kerumunan banyak juga pakai masker. Kalau kita merasa tidak sehat atau ada yang batuk-batuk di sekitar, kita pakai masker," tandasnya.

Sebagaimana diketahui, pada 15 Juni, jumlah kasus terkonfirmasi positif covid-19 mencapai 1.242 orang. (OL-1)

BERITA TERKAIT