10 June 2022, 15:25 WIB

Terapi Ablasi Tiroid di Mandaya Hospital Efektif Tangani Hipertiroid


Mediaindonesia.com | Humaniora

DOK Pribadi.
 DOK Pribadi.
Kedokteran nuklir itu juga dilengkapi teknologi terkini dan mengutamakan kenyamanan pasien.

MASIH banyak warga yang terkena penyakit terkait tiroid. Untuk itu, Mandaya Royal Hospital Puri meluncurkan pusat layanan kedokteran nuklir yang berfokuskan pada penanganan penyakit hipertiroid, kanker tiroid, dan gangguan kelenjar tiroid, Jumat (10/6). 

Salah satu metode terapi yang diunggulkan yaitu ablasi tiroid radioaktif iodium 131 (RAI). Tujuannya menyusutkan hingga menghilangkan seluruh kelenjar tiroid yang menunjukkan sifat keganasan seperti kanker tiroid. Keunggulan metode terapi itu di antaranya mampu menangani kanker tiroid, baik anak maupun dewasa, tanpa tindakan pembedahan atau operasi. 

Prosedur ablasi tiroid tidaklah rumit. Pasien akan diminta untuk meminum zat radioaktif iodium 131 yang tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak berasa seperti meminum obat pada umumnya. Pasien lantas akan ditempatkan pada kamar isolasi selama tiga sampai lima hari tergantung dosis yang diberikan. 

Tim dokter konsultan di rumah sakit yang berlokasi di Jalan Metland Boulevard, Karang Tengah, Tangerang, itu terbilang berpengalaman. Mereka pun menjabat sebagai Ketua Asosiasi Kedokteran Nuklir yaitu dr. Eko Purnomo Sp.KNTM (K) Onk, dr. Alvita Dewi S, Sp.KN (K) M.Kes, FANMB, dan dr. Aleksander Sp.KN. 

Kedokteran nuklir itu juga dilengkapi teknologi terkini dan mengutamakan kenyamanan pasien. Hal ini terlihat dari kelengkapan fasilitas kamar isolasi ablasi yang terdapat smart TV 55 inci, coffee and tea maker, microwave, lemari pendingin, hingga amenities sekelas hotel berbintang. 

Baca juga: RS Swasta Tunggu Kepastian Regulasi untuk Persiapkan KRIS

"Kamar ablasi tiroid terhitung sangat langka. Lebih dari 3.000 rumah sakit di Indonesia, hanya terdapat sekitar 20 rumah sakit yang salah satunya Mandaya Royal Hospital Puri dengan tiga kamar ablasi tiroid. Visi kami juga tergambarkan dari fasilitas layanan yang memanjakan pasien dan keterjangkauan biaya perawatan. Untuk biaya ablasi tiroid berkisar Rp30 juta dan biaya whole body scan (WBS) dimulai dari Rp3 juta," tutur Erwin Suyanto, Marketing Communication Director of Mandaya Hospital Group.

Selain untuk menangani hipertiroid, kanker tiroid, dan permasalahan kelenjar tiroid, dokter Eko Purnomo menjelaskan bahwa kedokteran nuklir Mandaya Hospital menyediakan terapi berbagai penyakit lain seperti kanker neuroblastoma, kanker hati, kanker prostat, dan membantu tindakan diagnostic, bone scan, renogram ginjal, pendarahan intestinal, jantung dan dakriosistografi mata. (RO/OL-14) 

BERITA TERKAIT