09 June 2022, 22:35 WIB

Sekolah Murid Merdeka Terapkan Pembelajaran yang Membuat Anak Bahagia


Bayu Anggoro | Humaniora

DOK/SEKOLAH MURID MERDEKA
 DOK/SEKOLAH MURID MERDEKA
Suasana belajar yang menggembirakan di Sekolah Murid Merdeka


KEBAHAGIAAN anak dalam belajar adalah kunci untuk tumbuh kembang
anak secara optimal di masa depan mereka. Untuk itu, metode dan cara
belajar-mengajar menjadi sangat penting untuk memastikan kebahagiaan
anak dalam belajar dan berkembang sesuai minat dan bakat.

Salah satu pendekatannya menggunakan sistem pembelajaran (pedagogi) yang memastikan anak didik paham terhadap konteks pembelajaran
yang diberikan melalui metode blended learning. "Metode dan cara belajar blended learning memastikan kebahagiaan anak dalam belajar dan
berkembang sesuai dengan minat dan bakatnya," kata Kepala Sekolah Murid
Merdeka (SMM) Laksmi Mayesti, Kamis (9/6).

Laksmi percaya bahwa kebahagiaan anak merupakan kunci untuk tumbuh
kembang anak yang optimal. Untuk memberikan kebahagiaan dalam belajar,
SMM sendiri menawarkan pembelajaran yang konseptual, dan kontekstual,
serta fleksibilitas, yang membuat cara belajar mengajarnya menjadi
berbeda dari sekolah lain.

Laksmi menjelaskan, murid-muridnya diberikan keleluasaan dalam belajar
atau fleksibilitas tanpa mengurangi bobot dari pelajaran sesuai dengan
kebutuhan. Selain itu mereka tidak hanya belajar di dalam kelas, namun
juga ada field trip, kunjungan, virtual tour, serta diskusi.

"Faktor inilah yang dapat membuat anak paham maksud dari tujuan pembelajaran, dan membuat mereka mendapatkan kebahagiaan dalam belajar. Penilaian kelulusan diberatkan oleh praktik. Porsi teori hanya 10% saja," kata Laksmi.

Selain itu, pembelajaran juga terpersonalisasi. Selain diberikan
pelajaran wajib, anak juga memiliki kebebasan untuk mengambil pelajaran
sesuai minat bakat serta materi dari mana saja, tidak harus dari
sekolah. Tugas yang dikerjakan juga disesuaikan dengan kemampuan dan
kesukaan anak.


SPP terjangkau


Laksmi melanjutkan, memasuki tahun ajaran baru 2022/2023, Sekolah Murid
Merdeka membuka pendaftaran dengan berbagai opsi dari secara tatap muka
rutin di 30 lokasi yang tersebar di Medan, Jabodetabek, hingga Bali dan
secara daring rutin (dengan pertemuan melalui live Zoom) di berbagai
lokasi.

SMM pun menawarkan biaya SPP yang cukup terjangkau bagi para murid, dengan kisaran Rp250 ribu hingga Rp600 ribuan per bulan untuk siswa PAUD, Sekolah Dasar, SMP hingga SMA.

SPP tersebut sudah termasuk dengan pertemuan luring selama 2 hingga 3
kali setiap minggunya. Selain itu, SMM juga menawarkan pilihan bagi
orangtua murid daring rutin, yang menginginkan kelas tatap muka
(offline) dengan tambahan Rp49.500 untuk setiap pertemuan tatap muka
rutin secara offline.

"Keleluasaan, pembelajaran kontekstual, dengan guru yang kompeten ini
penting. Prinsip kami bahagia belajar di SMM, kini dan nanti," tegas
Laksmi.

Lebih detil Laksmi menjabarkan SMM menawarkan tarif SPP yang cukup terjangkau bagi para orangtua yang ingin mendaftarkan anak-anaknya yaitu kelas tatap muka rutin dan daring rutin jenjang PAUD
KB, PAUD A, dan PAUD B sebesar Rp250.000 per bulan, SD kelas 1-3 sebesar Rp330.000 per bulan, SPP SD Kelas 4-6 sebesar Rp360.000 per bulan, SMP kelas 7-9 serta SMA kelas 10-12 sebesar Rp450.000 per bulan.

Sementara besaran biaya SPP program tatap muka rutin dengan pertemuan
luring dua sampai tiga kali untuk PAUD KB 2 kali pertemuan/minggu
sebesar Rp330.000 per bulan, PAUD A dan B tiga kali pertemuan/minggu
sebesar Rp420.000 per bulan, SD kelas 1-2 tiga kali pertemuan/minggu
sebesar Rp500.000 per bulan, SD kelas 4-6,  SMP kelas 7-9, dan SMA kelas 10-12 tiga kali pertemuan/minggu sebesar Rp685.000 per bulan. (N-2)

BERITA TERKAIT