08 June 2022, 22:15 WIB

BIG Komitmen Wujudkan Kebijakan Satu Peta Indonesia


Atalya Puspa | Humaniora

Antara
 Antara
Pemetaan geospasial BIG menjadi acuan dalam peta jalur mudik.

BADAN Informasi Geospasial (BIG) berkomitmen untuk mewujudkan kebijakan satu peta di Indonesia untuk menyusun data dan informasi geospasial yang dapat digunakan khalayak umum.

"Kita mendorong kementerian lembaga dan pemerintah daerah mempunyai data center untuk informasi data spasial. Apabila setiap kementerian lembaga dan pemerintah daerah memiliki informasi geospasial tematik, perencanaan pembangunan bisa berlangsung dengan baik," kata Aris saat mengunjungi kantor Media Group News di Jakarta Barat, Rabu (8/6).

Aris membeberkan, saat ini permasalahan yang sering ditemukan di lapangan yakni terkait dengan banyaknya tumpang-tindih data tata ruang, sehingga mempersulit proses administrasi. Karenanya, informasi mengenai geospasial penting untuk mempermudah proses investasi dan pembangunan.

Saat ini sendiri, Aris menyebut BIG tengah mengerjakan sebanyak 158 peta tematik dari berbagai sektor dan peta geospasial Indonesia dalam skala besar. Pengerjaan itu ditargetkan rampung dalam waktu tiga tahun ke depan.

"Tapi ya seperti yang anda tahu, Indonesia itu besar. Kalau kita lihat, luasnya Indonesia itu, ujung baratnya ada di London lalu ujung timurnya ada di Iran. Jadi kita perlu effort yang besar," ungkap dia.

Berbagai tantangan jelas dihadapi BIG. Mulai dari pendanaan, sumber daya manusia hingga teknologi. Namun, Aris optimistis target membuat satu peta Indonesia dapat terwujud dengan kolaborasi berbagai pihak.

"Kami sudah memiliki program investasi dengan BUMN, dan dengan perguruan tinggi untuk melakukan pelatihan dan teknologi dan industri untuk menyediakan SDM tangguh terstandar yang bisa melaksanakan program satu peta Indonesia," pungkas dia. (H-2)

 

BERITA TERKAIT