08 June 2022, 07:15 WIB

Jelang Tahun Ajaran Baru, Unika Atma Jaya Pastikan Tak Gelar Kuliah Full Offline


Faustinus Nua | Humaniora

Dok. Unika Atma Jaya
 Dok. Unika Atma Jaya
Pihak kampus tetap berkomitmen untuk terus mengembangkan perkuliahan secara hybrid sebagai metode masa depan.

REKTOR Universitas Katolik (Unika) Atma Jaya Agustinus Prasetyantoko menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menerapkan perkuliahan tatap muka atau offline secara penuh. Pihak kampus tetap berkomitmen untuk terus mengembangkan perkuliahan secara hybrid sebagai metode masa depan.

"Kita sudah secara gradual tentu saja mengikuti terus perkembangan kasus covid-19. Tapi terus upayakan supaya pengalaman ketemu offline, ketemu langsung itu diupayakan, meskipun, ini yang penting, kita tidak akan mengadopsi full offline. Jadi ke depan pendekatan hybrid ya, ada yang sebagian online itu akan tetap dijalankan menjadi kebijakan internal," kata Rektor, Selasa (7/6).

Pandemi covid-19 yang berlangsung lebih dari 2 tahun telah memberi pelajaran penting bagi dunia pendidikan. Pemanfaatan teknologi digital menjadi keharusan bila tidak ingin ketinggalan. Akan tetapi, tidak serta merta meninggalkan metode tradisional.

Baca juga: UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno Blitar Semarakkan Bulan Bung Karno

Untuk itu, kata Agustinus, perkuliahan offline lebih difokuskan pada program studi atau fakultas dengan kegiatan praktikum. Sebab, hingga saat ini aktivitas praktik di laboratorium belum bisa digantikan secara online.

"ahasiswa yang harus praktik, misalnya mahasiswa di fakultas kedokteran, teknik, farmasi itu kan perlu praktek di laboratorium. Nah itu yang didahulukan bisa masuk ke kampus, yang online biasanya yang ilmu sosial. Teori, konsep, abstrak itu kan bisa online," terangnya.

Lebih lanjut, terkait penerimaan mahasiswa baru dan kegiatan pengenalan kampus akan dilakukan secara offline. Menurutnya, hal itu penting untuk pengalaman para mahasiswa baru terhadap lingkungan kampus tempat belajarnya.

"Mahasiswa baru kita upayakan offline, pengenalan kampus offline, tentu dengan menjaga protokol, mengikuti perkembangan. Kalau terjadi sesuatu itu kita akan segera respons secara cepat," tandasnya. (H-3)

BERITA TERKAIT