03 June 2022, 08:52 WIB

Tantangan Haji 2022 Covid-19 dan Puncak Suhu Panas, Ini Solusinya


M. Iqbal Al Machmudi | Humaniora

AFP
 AFP
Suasana ibadah haji di Makkah, Arab Saudi, jutaan orang hadir kondisi pandemi covid dan puncak panas menjadi tantangan calhaj 2022.

PANDEMI covid-19 yang belum berakhir dan puncak suhu panas yang diperkirakan sampai 50 derajat pada musim haji nanti menjadi tantangan pelaksanaan haji tahun ini.

Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes, dr. Budi Sylvana, MARS mengimbau kepada jemaah untuk selalu siap dalam kondisi fisik dan mental serta menyiapkan 3 langkah antisipasi penting.

"Perlu kita ingatkan pada jemaah, bahwa tahun ini kita dihadapkan pada dua situasi, pertama pandemi belum selesai dan kedua suhu ekstrem panas. Untuk itu Ada beberapa langkah yang perlu kita antisipasi, paling tidak ada tiga langkah pokok yang perlu diantsipasi jemaah," kata Budi, Jumat (3/6).

Pertama, pandemi belum selesai begitu juga penyakit menular lainnya, untuk itu para jemaah haji diminta tetap menerapkan protokol kesehatan.

Kedua, terkait dengan suhu ekstrem, para jemaah disarankan untuk menghindari paparan panas di luar gedung, selalu menggunakan APD seperti topi, sunblock, kaca mata hitam, kemudian sesering mungkin menyemprotkan tubuh dengan cairan yang diberikan dari petugas, tidak menggunakan baju hitam atau gelap karena akan menyerap panas.

Ketiga, yang harus diantisaipasi adalah hindari kelelahan yang berlebihan. Untuk itu jemaah diminta fokus pada wajib hajinya yaitu pada Arafah, Muzdalifah dan Mina.

"Silahkan melakukan aktivitas ibadah yang lainnya namun disesuaikan, jamaah punya cukup waktu untuk melakukan ibadah-ibadah sunah," ujar Budi. (OL-13)

Baca Juga: Ongkos Haji Naik Dadakan, DPR: Revisi UU BPKH

BERITA TERKAIT