02 June 2022, 07:15 WIB

Mengawal Hasil Riset dan Inovasi


Dro/Hym/X-6 | Humaniora

Dok. Pribadi/UGM
 Dok. Pribadi/UGM
Field Work, WIPO IGC, Jenewa, Swiss, 2018 (kiri) dan Exploration, Gamelan Practice di Konsulat Jenderal RI, Darwin, 2017 (kanan).

UGM Science Techno Park berperan sebagai pengelola technology transfer office bersinergi dengan Direktorat Penelitian sebagai pengelola Sentra Kekayaan Intelektual UGM. Amanat yang diemban untuk mengawal perlindungan kekayaan intelektual atas hasil penelitian dan menghilirkan hasil inovasi, di antaranya melalui pemanfaatan lisensi.

UGM Science Techno Park telah melaksanakan agenda penghiliran hasil inovasi yang sejalan dengan fokus prioritas nasional, antara lain kesehatan, pertanian terpadu, energi baru dan terbarukan, manufaktur, rekayasa, teknologi informasi dan komunikasi (MRTIK), juga heritage, art, and culture sustainability management.

Hingga saat ini tercatat sebanyak 25 paten telah dihilirkan UGM bekerja sama dengan mitra industri. Di samping itu, ada 185 startup yang telah terbentuk dan 33 startup telah berhasil melakukan spin off.

Sentra Kekayaan Intelektual UGM juga memberikan bantuan bagi dosen, mahasiswa, hingga masyarakat yang membutuhkan asistensi dalam memperoleh HKI. Hasilnya pun cukup signifikan dengan tren peningkatan pengurusan HKI yang meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Dapat dikatakan, saat ini penemu-penemu di UGM sudah banyak yang lebih sadar HKI. Para mahasiswa juga selalu diberikan sosialisasi mengenai masalah tersebut. Bahkan ada beberapa kelompok mahasiswa yang membentuk startup terkait dengan HKI.

Salah satunya eduHKI, yang dikembangkan oleh mahasiswa Fakultas Hukum UGM berupa aplikasi untuk menyosialisasikan HKI ke masyarakat luas. Kehadiran inovasi tersebut menjadi komitmen anggota komunitas ‘Kampus Biru’ untuk membawa perubahan yang progresif dalam bidang HKI di Tanah Air. (Dro/Hym/X-6)

BERITA TERKAIT