27 May 2022, 17:33 WIB

Ini Aliran Seni Lukis yang Populer Hingga Sekarang


Pierre Lavender | Humaniora

MI/Adam Dwi
 MI/Adam Dwi
Pengunjung memperhatikan lukisan karya Raden Saleh yang dipamerkan di Galeri Nasional.

SENI lukis adalah salah satu cabang dari seni rupa. Dengan dasar pengertian yang sama, seni lukis adalah sebuah pengembangan yang lebih utuh dari menggambar. Melukis adalah kegiatan mengolah medium dua dimensi atau permukaan dari objek tiga dimensi untuk mendapat kesan tertentu.

Berbagai lukisan yang dibuat pasti memiliki ciri yang khas dengan tema dan teknik masing-masing. Hal tersebut biasanya disebut dengan gaya atau aliran. Menurut cara pengungkapannya, penggolongan gaya dan aliran karya seni dapat dibagi menjadi tiga, yaitu representatif, deformatif dan nonrepresentatif.

1.Representatif

Representatif atau perwujudan dimaksudkan bahwa gaya seni rupa yang menggunakan kenyataan pada alam atau kehidupan sehari-hari manusia dalam masyarakat. Gaya atau aliran seni rupa representatif dibagi dalam tiga kategori, yaitu naturalisme, realisme, dan romantisme.

a.Aliran Naturalisme

Aliran naturalis banyak kita temui dalam sehari-hari. Aliran seni lukis ini banyak menampilkan keadaan alam, melukiskan segala sesuatu sepersis mungkin dengan kenyataannya. Aliran membutuhkan ketelitian yang tinggi, sehingga aliran ini membutuhkan kemampuan dan ketekunan untuk mewujudkan karyanya. 

Tokoh aliran naturalisme antara lain:
1. Wahidi
2. Abdullah Suryobroto
3. Basuki Abdullah
4. Mas Pringadi

Baca juga: Lama Dicari, Lukisan Picasso Terlihat di Rumah Mantan Diktator Filipina

5. Rubens
6. John Constabel
7. Thomas Cole
8. William Bliss Bakerb. 

b.Aliran Realisme

Aliran realisme adalah aliran seni rupa yang mempunyai perspektif, di mana dunia ini tanpa ilusi. Aliran realisme akan menjadikan subjek atau objek yang dilukis ditampilkan apa adanya, sesuai dengan kenyataan sehari-hari, tanpa adanya dramatisasi, bahkan dipilih hanya yang terlihat indah. 

Tokoh realisme antara lain:
1. Wardoyo
2. Trubus
3. Tarmizi
4. Dullah
5. Gustave Courbet
6. Jean-François Millet
7. Edouard Manetc.    

Romantisisme

Aliran romantisisme yang biasa disebut romantisme yang sebetulnya kurang tepat. Aliran ini banyak terdapat pada karya dengan tujuan mengungkapkan hal yang masih representatif namun dengan cara yang dramatis. Aliran digunakan untuk menunjukan peristiwa yang dahsyat atau kejadian-kejadian penting dalam sejarah dengan dramatis.

Tokoh romantisisme adalah:
1. Raden Saleh
2. Francisco Goya
3. Caspar David Friedrich
4. J.M.W Turner

2.Deformatif

Deformatif merupakan aliran yang mengubah bentuk asli dari objek atau subjek yang dilukis. Hal ini dilakukan agar dapat menghasilkan bentuk baru namun tidak benar-benar meninggalkan bentuk dasar aslinya. Aliran seni rupa yang termasuk dalam gaya deformatif yaitu impresionisme, surealisme, kubisme, dan ekspresionisme:

a.Impresionisme

Impresionisme pada dasarnya merupakan aliran yang lebih menonjolkan kesan atau perasaan daripada kenyataan itu sendiri. Pada seni lukis, aliran ini bertujuan hanya menggambarkan kesan sederhana dari apa yang dilukiskan.

Tokoh aliran impresionisme adalah:
1. Sudjojono
2. Claude Monet
3. Paul Cezanne
4. Paul Gauguin
5. Georges Seuratb.    

Surealisme

Surealisme pada dasarnya merupakan gagasan yang bersifat spontan yang berasal dari alam mimpi atau alam bawah sadar. Aliran ini mengutamakan sesuatu yang tidak nyata, non rasional dalam citraan manusia. Aliran ini biasanya menggambarkan manusia yang melayang atau bahkan manusia setengah hewan. Alilran surealisme membuat lukisan tampak seperti pada mimpi.

Tokoh surealisme antara lain:
1. Salvador Dali
2. Rene Magritte
3. Frida Kahloc.    

Kubisme

Kubisme sendiri merupakan bentuk permulaan seni abstrak, yang mana mengutamakan bentuk bidang bersiku-siku, seperti segi empat atau objek geometris lainnya untuk disusun ulang menjadi sebuah karya seni lukisan.

Baca juga: Lukisan Marilyn Monroe Karya Andy Warhol Terjual Seharga Rp2,8 Triliun

Tokoh kubisme antara lain:
1. Pablo Picasso
2. Georges Braque
3. Juan Gris
4. Ekspresionisme

d.Ekspresionisme merupakan aliran seni rupa yang mengunggulkan ekspresi dari dalam jiwa. Ekspresionisme lebih mengutamakan ekspresi individu atau perasaaan seniman dibandingkan dengan hal-hal diluar jiwa manusia, seperti peniruan alam.

Tokoh-tokoh ekspresionisme meliputi:
1. Affandi
2. Edvard Munch
3. Ernst Ludwig Kirchner

3.Nonrepresentatif

Nonrepresentatif adalah gaya yang tidak merepresentasikan atau tidak menggambarkan sesuatu. Gaya ini merupakan kebalikan dari representatif. Bentuk dasar dari gaya ini memang bertujuan untuk meninggalkan bentuk asli dari subjek atau objek. Nonrepresentatif tidak ditujukan untuk meniru alam. 

Lukisan ini lahir dari bentuk-bentuk geometris sederhana, banyak garis, atau hanya blok-blok warna yang terbebaskan dari bentuk alam. Aliran-aliran nonrepresentatif antara lain abstrak ekspresionisme dan formalismea. 

(OL-11)

BERITA TERKAIT