25 May 2022, 18:46 WIB

Yili Indonesia Salurkan Bantuan Bagi 200 Anak Yatim di Cipanas


mediaindonesia.com | Humaniora

Ist
 Ist
Yili Indonesia memberi bantuan kepada 200 anak yatim di Panti Asuhan Santo Yusup Sindanglaya, Cipanas, Cianjur, Jawa Barat.

YILI Indonesia, anak usaha dari produsen produk olahan susu terbesar se-Asia, Yili Group, menyalurkan bantuan kepada 200 anak yatim di Panti Asuhan Santo Yusup Sindanglaya, Cipanas, Cianjur, Jawa Barat.

Hal ini sebagai komitmen perusahaan bahwa bisnis dan investasi harus sejalan dengan dampak sosial yang positif bagi masyarakat.

Sebagai perusahaan global yang beroperasi di Indonesia, Yili percaya bahwa seiring pulihnya perekonomian nasional yang sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19, maka tanggung jawab sosial perusahaan kepada para pemangku kepentingan pun akan turut meningkat. 

Apalagi, konsumen saat ini semakin memiliki kesadaran dan tuntutan agar perusahaan lebih bertanggung jawab dan berdampak sosial yang positif kepada masyarakat.

Berkaitan dengan hal ini, Perwakilan Manajemen Yili Grup sekaligus Presiden Direktur Yili Indonesia Dairy, Yu Miao, menyampaikan komitmen Yili untuk secara konsisten berbagi kasih dan dampak positif kepada masyarakat Indonesia.

Baca juga : Pemkab Purbalingga Terus Lakukan Upaya Turunkan Angka Stunting

"Sebagai salah satu perusahaan global yang beroperasi di Indonesia, Yili Indonesia selalu berusaha memberi dampak sosial yang positif dan nyata bagi masyarakat," jelas Yu dalam ketarangan, Rabu (25/5).

"Kami berharap Yili senantiasa menyebarkan kebaikan dan manfaat kepada masyarakat Indonesia melalui produk-produk es krim berkualitas tinggi dengan harga terjangkau,” ujar Yu.

Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM), nilai investasi asing di Indonesia terus meningkat pesat. 

BPKM melaporkan, antara Januari hingga September 2021, Singapura menduduki posisi sebagai investor terbesar di Tanah Air dengan USD 7,3 miliar (107 triliun rupiah), disusul Hong Kong di peringkat kedua dengan USD 3,1 miliar (45 triliun rupiah), dan Tiongkok di peringkat ketiga dengan USD 2,3 miliar (33 triliun rupiah).

Yili Indonesia sendiri diketahui memiliki nilai investasi terealisasi sebesar Rp 2 triliun rupiah dengan pembangunan pabrik es krim terbesar se-Indonesia di Kawasan Industri Delta Mas, Jawa Barat pada Desember 2021.

Pabrik ini menyerap 5.000 tenaga kerja langsung maupun tidak langsung, mampu memproduksi es krim 159 ton per hari, serta sama dengan 6% dari total investasi Tiongkok di Indonesia.

Saat distribusi bantuan dilakukan, Kepala Yayasan Panti Asuhan Santo Yusup, Rm. Martin Kowe, OFM, mengatakan bahwa ia sangat mengapresiasi perhatian yang diberikan oleh perusahaan – perusahaan global seperti Yili  bagi tempat yang ia asuh.

“Kami, keluarga Panti Asuhan Santo Yusup Sindanglaya mengucapkan terima kasih kepada Yili Indonesia dan pihak-pihak yang telah berbagi kasih pada panti ini,.Kegiatan-kegiatan seperti ini sangat berarti bagi kami," kata Rm Martin.

"Selain itu, anak-anak juga sangat senang dengan es krim yang dibagikan pada mereka. Es krim menjadi jajanan yang juga mereka sukai, apalagi ketika memasuki musim panas seperti sekarang," paparnya. (RO/OL-09)

 

BERITA TERKAIT