24 May 2022, 21:05 WIB

UT Buka Kesempatan Masyarakat Raih Gelar Sarjana Lewat Skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL)


Syarief Oebaidillah | Humaniora

MI/Syarief Oebaidillah
 MI/Syarief Oebaidillah
Pengumuman pemberlakuan skema RPL untuk kuliah di UT

MENGACU Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 41 Tahun 2021 tentang Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Penyelenggaraan Alih Kredit di lingkungan Universitas Terbuka (UT) dilakukan berdasarkan Peraturan Rektor UT Nomor 900 Tahun 2021, UT melaksanakan RPL bagi masyarakat guna.melanjutkan pendidikan formal meraih jenjang Sarjana S1.

"Bagi yang memiliki kendala ingin menyelesaikan kuliahnya dan yang mempunyai pengalaman segudang namun belum memiliki gelar dapat memanfaatkan melanjutkan kuliah di UT meraih gelar sarjana jenjang S1," kata Rahmat Budiman, Wakil Rektor Bidang Pengembangan Institusi dan Kerja Sama UT di Gedung Pusat Pengembangan Multi Media (P2M2) UT, Pondok Cabe, Tangsel, Banten, Selasa (23/5).

Rahmat Budiman menjelaskan, RPL.melalui alih kredit merupakan salah satu cara menarik mahasiswa baru kuliah di UT serta meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi. Saat ini jumlah mahasiswa UT sekitar 350 ribu orang dan ditargetkan tahun ini mencapai 500 ribu orang.

Menurur Rahmat, RPL sejalan dengan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka Mendikbudristek dalam mempermudah masyarakat melanjutkan pendidikan tinggi dan meraih sarjana S1.

"Namun kami tetap selektif melalui tim asesmen dalam menyeleleksi. Jadi bukan cuci.gudang dan sembarangan alih kreditnya," tegas Rahmat.

Dia menjelaskan, warga Indonesia.yang tamat SMA/SMK sederajat, juga penyandang diploma yangtelah bekerja merintis startup yang sukses, mempunyai prestasi di berbagai bidang, dan lain lain dapat dikonversikan atau alih kredit kuliah melalui RPL di UT.

Rahmat mencontohkan, atlet nasional peraih medali emas olimpiade Chandra.Wijaya kini menempuh RPL di UT. 

"Skema RPL ini untuk mempermudah warga Indonesia kuliah. Untuk sementara, RPL yang diterima untuk jenjang S1 bagi semua program studi (prodi)," tuturnya.

Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Ekonomi (FE) UT, Kurnia Endah Riana menambahkan, pengajuan RPL harus lebih awal karena tetap mesti ada pelaporan di Ditjen Pendidikan Tinggi Kemendikbudristek.

Baca juga : Leaders Talk Universitas Parahyangan Hadirkan Usahawan Patrick Walujo

Menurutnya RPL melalui alih kredit vokasi dari Diploma 3 ke jenjang S1 di Fakultas Ekonomi UT cukup besar.

Senada,  Wakil Dekan Bidang Akademik  Fakultas Sains dan Teknologi ( FST) UT, Ernik Yuliana mengungkapkan, fakultasnya menampung banyak para penyuluh pertanian, penyuluh peternakan menempuh RPL di UT.

Ia mengungkapkan, saat ini data sementara yang terhimpun dari 63.687 mahasiswa UT, terdapat  28.935.mahasiswa diterima RPL atau sekitar 45 persen.

UT Radio 

Dalam kesempatan yang sama ,Kepala Pusat Pengembangan Hubungan Internasional dan Kemitraan UT, Maya Maria menambahkan tentang keberadaan UT Radio yang merupakan radio internet kebanggaan Universitas Terbuka. UT Listeners adalah sebutan bagi pendengar UT Radio. 

Berangkat dari visi UT yang ingin menjadi institusi Perguruan Tinggi Terbuka Jarak Jauh (PTTJJ) berkualitas dunia dalam menghasilkan produk-produk akademik pendidikan tinggi dan dalam penyelenggaraan, pengembangan, dan penyebaran informasi PTTJJ. 

Untuk menunjang pencapaian visi tersebut, lanjut Maya, UT memanfaatkan teknologi internet yang lebih bervariasi dengan inovasi-inovasi baru guna menghasilkan lulusan yang berdaya saing tinggi.

Salah satu pemanfaatan teknologi internet tersebut dengan membangun Radio Internet atau streaming radio. Oleh karena itu, UT radio internet yang selanjutnya disebut UT Radio akan dijadikan sebagai sarana belajar, hiburan, dan upaya mendekatkan layanan kepada mahasiswa.

Menurut Maya, siaran UT Radio dapat dinikmati dimana  saja melalui telepon pintar atau PC yang terhubung internet dengan mengunjungi website www.utradio.ut.ac.id. (OL-7)

BERITA TERKAIT