18 May 2022, 11:13 WIB

Serial Musikal Siti Nurbaya Raih Penghargaan di Singapura


Retno Hemawati | Humaniora

Dok IndonesiaKaya
 Dok IndonesiaKaya
Serial Musikal Nurbaya ini juga berhasil mendapatkan penghargaan bronze pada kategori Best PR Campaign di Singapura.

Serial Musikal Nurbaya persembahan www.indonesiakaya.com berhasil mengemas cerita legendaris dari novel Sitti Nurbaya: Kasih Tak Sampai karya Marah Rusli dalam sebuah serial musikal yang menyuguhkan kombinasi dari keindahan visual, akting dan koreografi mumpuni, juga balutan komposisi musik yang ear catchy. Karya ini hasil kolaborasi dengan Garin Nugroho, kelompok Teater Musikal Nusantara (TEMAN), dan BOOW Live. Serial musikal ini diproduksi dan ditayangkan pada 2021 yang lalu.

Serial Musikal Nurbaya ini juga berhasil mendapatkan penghargaan bronze pada kategori Best PR Campaign: Entertainment dalam acara Marketing-Interactive PR Awards 2022 yang diselenggarakan di Ballroom Shangri-La Singapura, pada Jumat (13/5) yang lalu.

Pembacaan kategori dan pemberian penghargaan ini dilakukan oleh Leslie Chong, Vice President Corporate Affairs Suntory Beverage & Food Asia Pacific dan diterima langsung oleh Renitasari Adrian, Program Director www.indonesiakaya.com beserta tim produksi Serial Musikal Nurbaya.

“Penghargaan ini merupakan kabar baik sekaligus kebanggaan karena untuk pertama kalinya produksi ini diikutsertakan dalam kompetisi internasional dan berhasil menorehkan prestasi. Ini merupakan hasil dukungan para pekerja seni, rekan media serta para penikmat seni yang telah menyaksikan tayangan ini lebih 20 juta kali di Youtube Indonesia Kaya. Ini juga menjadi pendorong bagi kami untuk terus menyajikan tayangan yang mengangkat berbagai kekayaan budaya Indonesia dengan kemasan unik dan kreatif sehingga semakin menarik minat masyarakat untuk terus mendukung dan mencintai budaya Indonesia,” ujar Renitasari Adrian, Program Director www.indonesiakaya.com.

Marketing-Interactive PR Awards 2022 ini merupakan penghargaan definitif bagi praktisi PR di seluruh kawasan Asia Tenggara, Asia Selatan, dan Australia - New Zealand. Untuk tahun ini, ada 42 kategori yang dinilai oleh juri independen yang terdiri dari pemimpin industri dan pakar komunikasi senior. Acara ini telah digelar selama lebih dari satu dekade oleh MARKETING-INTERACTIVE, sebuah perusahaan periklanan, pemasaran, dan intelijen media terkemuka di Asia yang menjangkau seluruh Singapura, Hong Kong, Malaysia, Filipina, Indonesia, dan Thailand.

Sedangkan Best PR Campaign: Entertainment ini merupakan kategori yang melibatkan anggota media untuk meningkatkan kesadaran akan produk entertainment (hiburan) yang dapat mencakup film, acara TV, musik, konser, buku, surat kabar, acara olahraga, dan sebagainya. Dalam kategori ini, juri akan melihat peran dan kontribusi komunikasi dalam strategi kampanye yang mampu menguraikan elemen kreatif dan inovatif, eksekusi yang sukses, dan mampu membuktikan kemampuan kampanye untuk meningkatkan kesadaran publik di media.

Serial musikal ini diadaptasi dari novel Sitti Nurbaya: Kasih Tak Sampai karya Marah Rusli yang diproduksi dengan kemasan baru tanpa meninggalkan unsur kedaerahan masyarakat Minang. Berbeda dengan produksi lainnya, Serial Musikal Nurbaya ini seluruhnya diisi oleh pekerja seni yang mengikuti rangkaian program online pencarian para seniman-seniman muda berbakat Indonesia yang dimulai sejak Desember 2020 yang lalu melalui program online Mencari Siti. Program ini diramaikan oleh 800 peserta yang mendaftar dan setelah melalui dua tahap audisi, terpilihlah 28 peserta dari Jakarta, Padang, Bandung, Malang, dan Mataram yang ikut berpartisipasi dalam produksi ini.

Serial Musikal Nurbaya yang terdiri dari 6 episode ini menampilkan paduan harmonis antara visualisasi dan musik pengiring cerita yang menjadikan produksi ini kaya makna. Terdapat sekitar 23 lagu yang ditampilkan untuk keseluruhan episode Serial Musikal Nurbaya ini kental dengan pengaruh musik Minang dan pop era 70-an, seperti ada dalam lagu Harta, Tahta, Nurbaya dan Takdir dan Pilihan. Selain itu ada juga genre musik dangdut yang merupakan akulturasi musik Melayu dan India pada lagu Etek Rahma.

“Serial Musikal Nurbaya adalah sebuah proses panjang untuk semua yang terlibat dalam pembuatannya. Ada banyak cerita menarik selama proses pembuatan musikal online ini yang dilakukan selama masa pandemi sampai akhirnya menjelma menjadi dunia Nurbaya yang penuh cerita dan lagu. Terima kasih sekali lagi untuk semua tim yang terlibat, para penikmat seni dimana saja, dan rekan media yang membantu untuk menyebarluaskan informasi Serial Musikal Nurbaya ini pada masyarakat. Penghargaan ini merupakan kebanggaan bagi Indonesia,” ujar Renitasari. (RO/OL-12)

BERITA TERKAIT