16 May 2022, 11:39 WIB

Bali Bisa Jadi Percontohan Implementasi Pembanngunan Berkelanjutan


Atalya Puspa | Humaniora

MI/ MOH IRFAN
 MI/ MOH IRFAN
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya.

MENTERI Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya mengungkapkan bahwa Provinsi Bali bisa menjadi percontohan dalam aktualisasi sustainable developement dan implementasi Paris Agreement.

"Pasalnya, selama 4 tahun hingga 2019, KLHK merekam hari Nyepi Bali yang berhasil menurunkan emisi karbon rata-rata sekitar 12-14 ribu ton CO2 ekuivalen dalam sehari," kata Siti dalam keterangan resmi, Senin (16/5).

Ia melanjutkan, pelestarian alam berbasis kearifan lokal masyarakat Bali jugadapat terlihat diantaranya melalui konsep Tri Hita Karana, Tri Mandala, terasering, subak, dan Nista Mandala.

Semua konsep tersebut mengarah pada pemanfaatan ruang wilayah secara berkeadilan, dengan pengawasan yang baik sehingga tercipta harmoni antara pemanfaatan dan upaya-upaya pelestarian.

Baca juga: Melalui Kearifan Lokal, Bali Terdepan dalam Pelestarian Alam

"Semua elemen di Bali, telah secara nyata menyuguhkan percontohan tata kelola bentang alam (landscape management) dengan tingkat harmoni yang selalu terjaga. Menjadi percontohan penting untuk tata kelola bentang alam di wilayah tanah air Indonesia," ucap dia.

Mengemas upaya pemeliharaan dan pemulihan lingkungan, khususnya di kawasan Danau Batur,dengan pentas seni budaya dan pameran/festival, dinilai Siti sebagai langkah yang strategis.

Hal ini juga relevan karena bentang alam Indonesia memiliki keragaman yang tinggi, dan dalam pengelolaannya menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama.

"Oleh karenanya pendekatan budaya, seni dan festival saat ini sangat relevan. Apalagi, sudah sangat dipahami bahwa struktur sosial dan budaya Bali mampu berperan sebagai instrumen pengawasan dan kontrol, sehingga disharmoni antara pemanfaatan dan konservasi dapat ditekan seminimal mungkin," ujarnya.

"Bali menempatkan posisinya sebagai leading by example dalam penerapan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan," tegas Siti. (Ata/OL-09)

BERITA TERKAIT