08 May 2022, 09:40 WIB

Pos Pemantauan BNPB Ingatkan Pemudik dan Pedagang Patuhi Prokes


Ferdian Ananda Majni | Humaniora

ANTARA /Budi Candra Setya
 ANTARA /Budi Candra Setya
PELABUHAN KETAPANG: Pemerintah mengeluarkan aturan pembatasan angkutan barang saat arus balik mulai 6-9 Mei 2022.

POS pemantauan yang diaktifkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memantau masih ada pemudik dan pedagang di wilayah Pelabuhan Gilimanuk tidak mematuhi protokol kesehatan (prokes). Selain itu, sejumlah warga tampak menggunakan masker dengan tidak benar.

"Situasi ini terpantau pada Sabtu malam (7/5) di saat puncak arus balik lebaran," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangannya Minggu (8/5). BNPB bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat pun melakukan patroli untuk mengimbau warga dalam disiplin prokes. Mereka yang tidak memakai masker mendapatkan masker dari petugas gabungan..

Namun demikian, pantauan secara umum para pemudik yang berada di pelabuhan telah mematuhi prokes. Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Jarwansyah mengatakan bahwa personelnya dan BPBD Provinsi Bali, BPBD Kabupaten Jembrana dan BPBD Kabupaten Buleleng membagikan masker dan hand-sanitizer kepada para pemudik di pos pemantauan hingga area Pelabuhan Gilimanuk.

Sementara itu, data otoritas pelabuhan 6 – 7 Mei 2022 mencatat manifes Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk terdapat 33 kapal yang beroperasi dengan rute perjalanan sebanyak 244 kali perjalanan. Adapun penumpang yang melakukan perjalanan sebanyak 35.956 orang, kendaraan roda dua sebanyak 4.388 unit dan kendaraan roda empat sebanyak 4.465 unit.

Sedangkan data manifes Pelabuhan Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang terdapat 33 kapal yang beroperasi dengan rute perjalanan sebanyak 241 kali. Adapun penumpang yang melakukan perjalanan sebanyak 43.579 orang, kendaraan roda dua sebanyak 1.164 unit dan kendaraan roda empat sebanyak 6.843 unit.

Pada Sabtu malam (7/5), pukul 18.00 WITA, petugas pos pemantauan melaporkan situasi di Pelabuhan Gilimanuk terpantu padat-lancar. Kepadatan kendaraan terjadi pada keluar Pelabuhan Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang. Namun, kepadatan kendaraan tidak berlangsung lama dan kepadatan hanya terjadi pada saat jam tertentu saja. "Puncak kepadatan arus balik diperkirakan akan terjadi pada hari ini, MInggu (8/5)," ujarnya.

Dalam memantau prokes di fasilitas umum ini selama arus mudik dan balik lebaran, BNPB berkoordinasi dengan lintas lembaga, seperti TNI, Polri, Basarnas, dinas sosial dan satpol PP. (H-1)

BERITA TERKAIT