06 May 2022, 22:35 WIB

Pengunjung Padati Tempat-Tempat Wisata Di Sleman


Agus Utantoro | Humaniora

MI/Agus Utantoro
 MI/Agus Utantoro
Kawasan Wisata Kaliadem, Sleman, DIY.

KEPALA Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, DIY, Suparmono mengatakan, seluruh destinasi wisata di Kabupaten Sleman, sejak hari kedua lebaran, hingga Jumat (6/5) melaporkan terjadinya kenaikan jumlah pengunjung.

"Pada hari ke-3 setelah lebaran atau Kamis, pengelola destinasi wisata di Sleman melaporkan kenaikan kunjungan kisaran 16% sampai dengan 89%," katanya.

Ia mengatakan, Kamis (5/5) jumlah pengunjung Kawasan Wuisata Kaliurang mencapai 6.116 atau naik 16% dibanding pada hari kedua Idul Fitri, yang hanya mencapai 5.152 pengunjung. Kenaikan jumlah pengunjung juga terjadi di Kawasan Wisata  Bhumi Merapi dan Objek Wisata Alam  (OWA) yang dikelola BalaI TNGM (Taman Nasional Gunung Merapi) yaitu  Tlogo Muncar, Kalikuning Park & Plunyon yang meningkat 20%.

Peningkatan signifikan terpantau dari kunjungan wisatawan ke Kaliadem meningkat 70%, dari angka kunjungan 3.415 menjadi 5.797 wisatawan.  Demikian juga untuk destinasi Candi Prambanan peningkatan kunjungan mencapai 89%  dari 11.626 pengunjung menjadi 21.945 wisatawan. Peningkatan serupa juga terjadi di Tebing Breksi naik 67%, Waterpark Citra Grand naik 86%, Studio Alam Gamplong kunjungan naik 62%, Jogja Eksotarium dan SKE naik 35%.

Suparmono memprediksi angka kunjungan walaupun sedikit akan terus meningkat sampai dengan Minggu (8/5). Prediksi tersebut didasari dengan masih banyaknya kendaraan luar daerah yang berada di DIY dan tingkat hunian hotel di Sleman rata-rata masih fully booked sampai Sabtu (7/5).

"Saya yakin teman-teman pengelola destinasi wisata mampu menangkap peluang serta menjaga konsistensi layanan terbaiknya bagi wisatawan dengan menggelar berbagai event," jelasnya. (OL-15)

BERITA TERKAIT